Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Perludem Ungkap Sejumlah Negara Tunda Pemilu karena Alasan Ini

Perludem Ungkap Sejumlah Negara Tunda Pemilu karena Alasan Ini
Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini. (foto: dok. ist./antara)
Sabtu, 26 Februari 2022 14:04 WIB
JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengungkapkan kepada Antara bahwa pada masa pandemi Covid-19 sejumlah negara memang menunda Pemilu mereka untuk jangka waktu tertentu.

Dalam lansiran yang dikutip GoNEWS.co di Jakarta, Sabtu (26/1/2022), Titi menjelaskan, pertimbangan penundaan pemilu negara-negara tersebut adalah demi keselamatan jiwa warga negara.

"Hal itu pun dilakukan dengan sangat cermat, pertimbangan hukum yang ketat, serta proses yang terbuka," ujarnya.

Belakangan, wacana Pemilu mundur juga muncul di Indonesia. Mulanya, Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan penundaan Pemilu karena alasan ekonomi. Ia menyampaikan usulan tersebut usai menerima kunjungan UMKM dan sejumlah analis ekonomi di Senayan, beberapa hari lalu.

Menyusul kemudian, ada Golkar yang tengah mengkaji usulan tersebut. Selanjutnya, PAN menyatakan setuju dengan wacana Pemilu mundur. Dalam pernyataannya kepada sejumlah wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu, Ketum PAN Zulkifli Hasan juga menyebut tingkat kepuasan publik pada kepemimpinan Presiden Jokowi masih tinggi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww