Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Permudah Transaksi Nasabah di Kawasan Asean, BRI Optimalkan QR Cross Border

Permudah Transaksi Nasabah di Kawasan Asean, BRI Optimalkan QR Cross Border
Sabtu, 26 Februari 2022 16:01 WIB
JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI siap memacu penggunaan Quick Response (QR) Cross Border untuk transaksi ritel lintas batas antar negara. Upaya ini dilakukan secara konkret dan konsisten mendukung Bank Indonesia (BI) yang berkolaborasi dengan negara-negara di kawasan Asean.

Seperti diketahui, Bank Indonesia, Bank Sentral Malaysia, dan Bank Sentral Thailand telah meluncurkan uji coba QR Cross Border bagi konsumen dan pedagang di negara-negara kawasan tersebut. Hal ini sejalan dengan roadmap Financial Stability Board yang didukung oleh Presidensi G20 2022. Tujuannya tak lain agar transaksi lintas batas lebih cepat, murah, transparan, inklusif, aman, dan efisien.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan, masifnya penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) menggambarkan bahwa ekosistem bisnis di Tanah Air semakin matang mengadopsi pembayaran digital. Di samping itu, sejak tahun lalu perseroan telah mempersiapkan transaksi QR Cross Border sehingga pada tahun ini prosesnya kian matang. Terkait hal tersebut, BRI akan selalu memberikan nilai lebih bagi nasabah, terutama saat sedang berada di luar negeri.

“Hal ini akan memudahkan transaksi WNI yang sedang berada di luar negeri. Selain itu, adanya QR Cross Border juga sekaligus memfasilitasi WNA dari negara-negara asal yang memiliki kerja sama terkait ini,” ungkapnya. Menurutnya, transaksi akan semakin mudah dan lebih efisien. Selain itu, pasar untuk penggunaan QR Cross Border atau QRIS pun akan semakin luas.

Penggunaan QRIS BRI memang terus meningkat seiring digitalisasi yang semakin bertumbuh. Terlebih di masa pandemi dimana aktivitas ekonomi yang melibatkan kontak langsung sangat dibatasi. Hingga Agustus tahun lalu, pembayaran menggunakan QRIS BRI meningkat signifikan dengan volume transaksi telah bertumbuh sebesar 200% secara year-on-year (yoy).

Hal itu tak terlepas dari upaya konsisten BRI dalam mengakuisisi merchant. Jumlah merchant BRI saat ini tercatat mencapai 500.000 merchant dan akan terus bertambah. Selain itu, perseroan juga terus menambah kanal pembayaran QRIS, baik melalui EDC maupun Application Programing Interface (API) kepada online merchant.

“BRI akan terus berkomitmen meningkatkan layanan melalui QRIS, baik di dalam negeri maupun negara-negara yang terikat kerja sama sehingga value yang dirasakan oleh masyarakat lebih optimal”, tambahnya.

BRImo yang merupakan aplikasi mobile banking BRI juga dilengkapi dengan fitur QRIS sehingga dapat mempermudah transaksi nasabah. Per tahun lalu, BRImo telah diakses oleh 14,14 juta pengguna. Transaksi di BRImo, termasuk yang menggunakan QRIS juga tumbuh 66,24% yoy menjadi 1,27 miliar transaksi dengan nominal mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 119,26%. ***

Editor:Muslikhin Effendi
Kategori:Ekonomi
wwwwww