Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
18 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Sentra Implementasi DBON Akan Diisi Pelajar Talenta Kata Menpora Amali

Sentra Implementasi DBON Akan Diisi Pelajar Talenta Kata Menpora Amali
Menpora Amali (Foto: Kemenpora)
Rabu, 09 Maret 2022 14:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Menteri Pemuda dan Olahraga  (Menpora),  Zainudin Amali memastikan sentra pembinaan atlet akan segera dilakukan. Pelajar bertalenta yang duduk di bangku kelas 1 Sekolah Menegah Pertama (SMP) akan mengikuti program implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Kita akan memulai implementasi DBON ini pada tahun ajaran baru sekitar Juli 2022. Sebagaimana disampaikan, yang akan mengisi sentra adalah siswa-siswa yang memiliki talenta,” kata Menpora Amali usai membuka Rapat Koordinasi Implementasi DBON di Atria Hotel, Tangerang, Banten, Selasa (8/3/2022).

Menpora Amali menjelaskan, sentra yang akan diisi oleh para pelajar berbakat itu tersebar di 10 daerah. Pemerintah menggandeng perguruan tinggi dalam proses penerapannya. Sebab, pemilihan kampus sebagai sentra dinilai tepat karena memiliki laboratorium sport science.

“Jadi, siswa kelas satu SMP yang tersebar di seluruh Tanah Air akan dipusatkan di sentra. Sentra ini akan ditempelkan dengan perguruan tinggi, karena mereka rata-rata punya laboratorium sport science,” ujar Menpora Amali.

Lebih lanjut, Menpora Amali bilang fasilitas olahraga yang belum memenuhi standar akan coba dilengkapi. Tentu dalam penerapan implementasi DBON ini perlu sinergi dan kolaborasi dari semua pihak. Sehingga, target besar Olimpiade yang diusung akan tercapai.

“DBON ini salah satu yang menjadi pemandu utamanya adalah sport science, rata-rata perguruan tinggi punya itu. Jika ada yang kurang akan dilengkapi (fasilitas olahraga),” terang Menpora Amali.

Dalam tahapan implementasi DBON, sebanyak 250 ribu calon atlet akan dijaring. Mereka yang masih remaja itu akan mengikuti proses seleksi lanjutan hingga didapatkan 150 atlet.

Atlet yang telah lulus seleksi tersebut nantinya masuk dalam kategori elit nasional. Mereka akan ditempatkan di training camp. Kemudian, 150 atlet itu akan dibina untuk bisa berprestasi dI ajang Olimpiade. ***

wwwwww