Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis All England 2022

Ahsan/Hendra dan Jonatan Harus Berjuang Tiga Gim

Ahsan/Hendra dan Jonatan Harus Berjuang Tiga Gim
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: Humas PP PBSI)
Rabu, 16 Maret 2022 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus berjuang tiga gim pada babak 32 besar Turnamen Bulutangkis All England 2022. Unggulan kedua ganda putra ini dipaksa bermain rubber oleh pasangan India, M.R. Arjun/Dhruv Kapila.

Berlaga di Utilita Arena Birmingham hari Rabu (16/3), The Daddies lebih dulu tertinggal 15-21 di gim pertama. Sebelum bangkit di dua gim selanjutnya 21-12 dan 21-18.

Ahsan/Hendra bercerita apa yang terjadi di lapangan. "Di gim pertama tadi waktu poin sama, mereka mempercepat tempo, kitanya malah tetap pelan jadi keserang duluan," kata Hendra usai pertandingan.

"Di gim kedua dan ketiga kita percepat temponya supaya bisa lebih banyak dapat serangan. Di gim ketiga kami sempat mati sendiri jadi poinnya ramai," lanjut Hendra.

"Gim ketiga lebih mengingatkan satu sama lain untuk terus fokus karena poinnya mepet terus," sahut Ahsan.

Di babak 16 besar, Ahsan/Hendra akan bertemu wakil China, Liu Cheng/Zhang Nan. Mereka mengatakan harus lebih siap. "Sudah lama tidak bertemu mereka, harus lebih siap dan waspada saja," tutur Hendra.

"Hari ini start kami lambat, semoga besok bisa lebih baik lagi," ujar Ahsan.
Menurut kepala pelatih ganda putra Pelatnas Cipayung, Herry Iman Pierngadi, menyebut bahwa performa Hendra/Ahsan di gim pertama kalah karena agak lengah. Selain itu juga karena pasangan senior ini belum nyaman permainannya karena masih beradaptasi dengan lapangan pertandingan.

"Ya di gim pertama, Hendra/Ahsan bisa dibilang agak lengah. Mereka belum in dengan pola permainannya karena masih beradaptasi dengan lapangan," tutur Herry.

Di partai lain, Jonatan Christie juga berhasil meraih kemenangan perdana. Jojo menaklukkan Brice Leverdez dari Perancis dengan skor 21-9, 16-21, 21-17.

Sementara duel sesama Indonesia antara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dimenangkan Leo/Daniel. Juara Kejuaraan Dunia Junior 2019 itu menang dua gim langsung 21-16, 22-20. ***

wwwwww