Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
2 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Soni Silaban: Projo Riau Tak Terlibat Deklarasi Gerakan 3 Periode Jabatan Presiden

Soni Silaban: Projo Riau Tak Terlibat Deklarasi Gerakan 3 Periode Jabatan Presiden
Ketua Projo Riau, Soni Silaban (jaket hitam). (Foto: Istimewa)
Sabtu, 26 Maret 2022 20:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) se-Provinsi Riau menggelar silahturahmi di Hall Basket Rumbai, Pekanbaru. Adapun dalam kegiatan itu dihadiri oleh tujuh organisasi, yakni RI Satu Jokowi, KOBAR, Bara JP, Bravo 5, GK Jokowi, Sedulur Jokowi, dan Posraya.

Namun silaturahmi tersebut berbuntut panjang. Pasalnya, sejumlah warga Kelurahan Sri Meranti dan Umban Sari, Rumbai, Pekanbaru, mengaku kesal karena merasa dibohongi saat diminta hadir untuk bagi-bagi minyak goreng di GOR Kompleks Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (25/3/2022).

Ternyata, usai mendapat kupon bagi-bagi sembako, acara tersebut bukanlah aksi sosial, melainkan gerakan politik dukungan sekaligus deklarasi para relawan menyerukan kesetiaan dan satu komando bersama Joko Widodo di 2024.

Terkait dengan deklarasi dan polemik perpanjangan masa jabatan Presiden 3 priode, relawan Jokowi yang tergabung dalam Pro Jokowi (Projo) Provinsi Riau pun angkat bicara. Ketua Projo Riau, Soni Silaban menegaskan, pihaknya tidak terlibat dengan Gerakan deklarasi 3 priode masa jabatan Presiden,

"Kami menilai, kampanye 3 periode itu justeru mengganggu kerja Presiden Jokowi yang sedang fokus menuntaskan visi misinya dalam kampanye pilpres 2019 lalu. Jangan dong makin menambah beban Presiden," kata Soni, Sabtu (26/03/2022).

Ia mengaku, pihak relawan Jokowi masih menunggu komando dari Presiden Jokowi yang sudah menyatakan diri tidak ada niat menjadi presiden 3 periode. Sony juga menilai, wacana memperpanjang masa jabatan presiden 3 periode merupakan langkah kontraproduktif di tengah kondisi bangsa saat ini fokus dalam menghadapi berbagai gejolak, khususnya di sektor ekonomi. "Misalnya di Provinsi Riau yang saat ini masih mengalami kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng serta kosongnya ketersediaan solar di SPBU," sebut Sony.

"Kami setia di garis perjuangan Jokowi. Dan tentunya terus menunggu komando Presiden Jokowi soal pilpres 2024. Dari pernyataan Presiden Jokowi beberapa kali, sebenarnya kan sudah jelas sikap dan posisi Presiden Jokowi," tandas Sony setelah mendapat sorotan adanya gerakan 3 periode Presiden dari Riau.

Presiden Jokowi sendiri sudah berulangkali menanggapi usulan amandemen UUD 1945. Menurutnya, saat ini tidak perlu dan hanya membuat perubahan masa jabatan presiden. "Sejak awal sudah saya katakan bahwa saya produk pemilihan langsung. Saat itu waktu ada keinginan amandemen, apa jawaban saya? Untuk urusan haluan negara, jangan melebar ke mana-mana," kata Jokowi pada sebuah kesempatan.

Jokowi mempertegas soal usulan masa jabatan tiga periode tidak datang darinya. Ia menyebut usulan perpanjangan masa jabatan itu ada pihak yang ingin menampar mukanya. "Maksud yang ngomong presiden dipilih tiga periode bertujuan ingin menampar muka saya, ingin cari muka, padahal saya punya muka dan ingin menjerumuskan. Itu aja, menurut saya," terang Jokowi.

Pada Maret 2021 Jokowi kembali menolak perpanjangan jabatan dirinya. Jokowi menegaskan tak memiliki keinginan jadi presiden tiga periode. "Saya tegaskan, tidak ada niat menjadi presiden tiga periode," kata Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden pada 15 Maret 2022 lalu.

Presiden Jokowi mengatakan konstitusi telah mengamanahkan masa jabatan presiden maksimal dua periode. "Itu harus kita jaga bersama-sama sebagai bagian dari kesepakatan bersama dan menjadi pilihan terbaik untuk kita bersama," kata Jokowi.***

wwwwww