Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Jokowi Minta Tito Koordinasi dengan Sri Mulyani soal Dana Desa

Jokowi Minta Tito Koordinasi dengan Sri Mulyani soal Dana Desa
Ilustrasi dana desa. (gambar: dok. ist./mi)
Selasa, 29 Maret 2022 15:07 WIB
JAKARTA - Presiden Jokowi dalam Silatnas Desa 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022), meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri Muhammad Tito untuk menyederhanakan birokrasi terkait dana desa agar lebih mudah diserap oleh desa-desa. Koordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi penting.

"Pak Mendagri, coba diurus dengan Kemenkeu agar SPJ itu tidak ribet," kata Presiden Jokowi di lokasi.

"Saya liat SPJ itu pusing juga. Apalagi yang melaksanakan," ujar presiden menambahkan.

Dalam kesempatan itu, kepala negara menyatakan, jatah dana desa tahun ini sebesar Rp68 triliun, tapi serapannya masih 3,5 persen. Karenanya, Jokowi berharap birokrasi terkait dana desa bisa lebih sederhana. "Semoga ditindaklanjuti oleh Mendagri," ujarnya.

Diketahui, Silatnas Desa 2022 itu merupakan agenda DPP Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia). Undangan yang diterima GoNEWS.co menyebut, ada 15.000 kepala desa yang hadir dalam acara tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww