Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
5 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

BRI Dukung Joyland Festival Sebagai Momentum Kebangkitan UMKM

BRI Dukung Joyland Festival Sebagai Momentum Kebangkitan UMKM
Rabu, 30 Maret 2022 09:38 WIB
BALI – Pandemi COVID-19 yang semakin menunjukan penurunan, membuka kesempatan untuk digelarnya event berskala besar. Hal ini membawa kesempatan bagi pelaku industri kreatif untuk pulih kembali, salah satunya melalui event Joyland Festival yang digelar di Nusa Dua, Bali pada 25-27 Maret 2022.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melihat adanya event Joyland Festival sebagai saluran untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap keunikan para pelaku industri kreatif, khususnya di Bali. Gelaran Joyland festival ini sekaligus menjadi kesempatan menunjukkan ragam keunikan pelaku industri kreatif di mata internasional karena Bali bakal menjadi destinasi puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

GoNews.co

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan BRI senantiasa berpartisipasi memboyong UMKM binaan untuk tampil di ajang tersebut. Upaya BRI dalam memperkenalkan UMKM binaan tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk terus mengeskalasi fokus di sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia tersebut.

“Ini (Joyland Festival) merupakan kesempatan bagi kalangan UMKM dengan memaksimalkan penjualan produk-produk lokal. Di sisi lain, produk UMKM yang ditampilkan di festival ini bisa mendorong rasa cinta produk lokal oleh masyarakat yang diharapkan mampu mengakselerasi kebangkitan ekonomi nasional,” jelasnya.

GoNews.co

Terdapat 10 pelaku UMKM binaan BRI terpilih yang mendapat kesempatan emas untuk hadir di Joyland Festival tahun ini. Sebanyak 10 pelaku usaha ini bergerak di sektor bisnis Food and beverage (F&B) serta Craft and Home Décor yang tentu dapat menarik perhatian para pengunjung.Salah satu pelaku usaha yang terpilih adalah I Putu Sudi Adnyani, pemilik usaha aksesoris emas dan perak ‘Bali Silver’.

Menurutnya, Joyland Festival menjadi angin segar bagi usahanya lantaran hal tersebut merupakan pameran pertama yang dihadirinya dalam dua tahun terakhir.

“Senang sekali rasanya bisa hadir dalam pameran lagi. Di pameran ini juga banyak didatangi oleh berbagai kalangan, dari kalangan atas sampai anak muda, jadi semoga produk kami dapat semakin dikenal luas di dalam negeri,” terang Adnyani.

QRIS Mudahkan Transaksi

Dalam festival tersebut, Adnyani menceritakan kemudahan metode transaksi lantaran telah menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS). Dengan mengaplikasikan QRIS, dirinya menyebut waktu transaksi bagi pengunjung menjadi lebih singkat dan praktis.

“QRIS ini menjadi andalan bagi pelaku UMKM seperti saya. Proses transaksi menjadi cepat, praktis, dan efisien, terutama di saat-saat jumlah pengunjung sedang banyak seperti saat festival kemarin,” ujarnya.

Metode pembayaran QRIS itu pun telah tersedia melalui financial super app BRI, yakni BRImo. Hingga akhir 2021, tercatat telah ada 15 juta merchant yang telah menggunakan QRIS BRI. Transaksi di BRImo, termasuk yang menggunakan QRIS juga tumbuh 66,24 persen year on year (yoy) menjadi 1,27 miliar transaksi dengan nominal mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 119,26% yoy. ***

Editor:Muslikhin Effendi
Kategori:Ekonomi
wwwwww