Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

Sempat Ngumpet di Gorong-gorong, 9 PSK Berhasil 'Digaruk' Petugas

Sempat Ngumpet di Gorong-gorong, 9 PSK Berhasil Digaruk Petugas
Ilustrasi Razia PSK. (Foto: Merdeka.com)
Rabu, 30 Maret 2022 05:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sembilan pekerja seks komersial (PSK) di Kota Tasikmalaya terjaring dalam operasi yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Sosial, satpol PP, dan Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (29/3) dini hari.

Sebelum terjaring, mereka sempat sembunyi di dalam gorong-gorong hingga parit untuk menghindari petugas.

Pekerja Sosial Ahli Muda pada Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Nining Rukmini mengatakan bahwa operasi dilakukan pihaknya untuk mengurangi penyakit masyarakat, khususnya jelang Ramadhan. Hasilnya, sembilan orang PSK berhasil terjaring karena belasan lainnya melarikan diri.

"Kemungkinan saat kita di lapangan operasi kita bocor karena ada beberapa PSK yang lari lalu menginformasikan ke rekan-rekannya. Jelang Ramadhan ini memang ternyata masih banyak PSK yang berkeliaran," kata Nining.

Dia mengungkapkan, sembilan orang PSK yang diamankan pihaknya adalah mereka yang kerap mangkal di sekitar jalan Ir H Juanda, CIlembang, dan lokasi lainnya.

"Sempat ada yang ngumpet di gorong-gorong dan parit juga, tapi ketahuan jadinya kita bawa ke kantor untuk didata, diberi pengarahan dan diberi pelatihan kerja kemudian," ungkapnya.

Dari sembilan orang PSK yang terjaring, lima diantara diketahui merupakan warga asli Kota Tasikmalaya. Sisanya, diketahui merupakan warga Kabupaten Tasikmalaya yang sengaja datang untuk menjajakan diri di sekitaran kota.

"Yang bikin miris, ada dua PSK yang ternyata sudah bersuami. Jadinya kita panggil juga suami dua PSK itu untuk sama-sama diminta keterangan. Kedua PSK itu kami bina intensif agar tidak mengulangi perbuatannya menjadi PSK. Kepada yang lain, kami memberikan pelatihan kerja kepada para PSK agar kedepannya beralih profesi," tutup Nining.***

wwwwww