Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Voli

Indonesia Abstain saat Keangotaan Rusia pada Dewan HAM PBB Dicabut

Indonesia Abstain saat Keangotaan Rusia pada Dewan HAM PBB Dicabut
Gedung Kemlu RI di Jakarta. (foto: dok. kemlu)
Sabtu, 09 April 2022 22:37 WIB
JAKARTA - Kementerian Luan Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui siaran resmi yang dibaca di Jakarta, Sabtu (9/4/2022), menyatakan, Majelis Umum PBB perlu bersikap hati-hati dan tidak mencabut hak sah anggotanya-dalam hal ini Rusia-sebelum mempunyai seluruh fakta yang ada.

"Majelis Umum PBB tidak boleh menciptakan preseden negatif yang dapat menjatuhkan kredibilitasnya sebagai badan yang terhormat," kata Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB Arrmanatha Christiawan Nasir sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Sebelumnya pada Kamis (7/4/2022) lalu, Sidang Darurat Khusus Majelis Umum (MU) PBB telah mengadopsi resolusi mengenai penangguhan (suspension) keanggotaan Rusia pada Dewan HAM PBB. 

Resolusi itu berjudul "Suspension of the Rights of Membership of the Russian Federation in the Human Rights Council" yang diadopsi melalui pemungutan suara dan memperoleh dukungan dari 93 negara, 24 negara menolak dan 58 negara abstain, termasuk Indonesia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Metropolitan, Basket, DKI Jakarta
wwwwww