Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Olympic

Arus Mudik Macet 1 Km, Kemenhub Masih Enggan Gratiskan Tol

Arus Mudik Macet 1 Km, Kemenhub Masih Enggan Gratiskan Tol
Ilustrasi antrean di Tol Jakarta-Cikampek (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jum'at, 29 April 2022 22:23 WIB

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyebut hingga kini belum ada realisasi tol gratis untuk pemudik meski di beberapa titik sempat terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan bebas hambatan akibat mudik.

Menurut dia, tol gratis tak diberlakukan sejauh ini karena sumber kemacetan bukan ada di gerbang tol, seperti sistem tidak bisa membaca kartu e-money, uang saldo penumpang tidak cukup, dan lainnya.

"Ketika ini yang terjadi maka sangat mungkin diberlakukan gratis biaya tol, tapi kembali lagi ini adalah diskresi pihak kepolisian. Sampai saat ini diskresi ini belum diimplementasikan," ujar dia pada konferensi pers daring, Jumat (29/4).

Ia menyebut sejauh ini kemacetan di jalan Tol lebih banyak disebabkan oleh limpahan hambatan tol-tol di depan, seperti kasus di Cipali di mana terjadi hambatan karena padatnya rest area. "Ini yang menyebabkan kemacetan mengekor yang sampai Cikampek dan ini bukan terjadi di area pembayaran sebenarnya" imbuhnya.

Oleh karena itu, Adita mengingatkan masyarakat untuk tak berhenti di rest area lebih dari 30 menit. Pasalnya, semakin lama mereka berhenti di rest area, maka mobil-mobil akan diparkir di bahu jalan.

Hal tu bisa memperparah kemacetan dan meningkatkan bahaya kecelakaan. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan pemerintah akan menjamin biaya tarif tol gartis jika terjadi antrean kendaraan hingga lebih dari 1 km di gerbang tol.

Menurutnya, aturan seperti itu menjadi salah satu cara mendorong pengelola jalan tol memberikan performa pelayanan yang maksimal selama arus mudik Lebaran.

"Ada satu diskresi, apabila antrean mobil (di gerbang tol) itu lebih dari 1 kilometer, maka tidak perlu bayar. Jadi kita bisa memberikan suatu homework untuk pengelola tol, supaya tidak macet," kata Budi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww