Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang SEA Games 2021 Vietnam

Diyakini Jadi "Kuda Hitam", Rosi: Timnas Kickboxing Siap Berlaga

Diyakini Jadi Kuda Hitam, Rosi: Timnas Kickboxing Siap Berlaga
Timnas Kickboxing Indonesia saat dilepas CdM Kontingen Indonesia, Ferry Kono. (Foto: NOC Indonesia)
Kamis, 05 Mei 2022 19:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Kickboxing Indonesia sudah bertolak ke Vietnam untuk berlaga di SEA Games ke-31 di Hanoi. Pasalnya, cabor kickboxing akan dipertandingkan 8-11 Mei 2022. Arlan Perkasa Lukman, Deputi I Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, percaya bahwa kickboxing bisa lebih dari sekadar "kuda hitam".

“Ketua Umum Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI), Ngatino ingin Timnas Kickboxing Indonesia menjadi kuda hitam, tetapi dia juga percaya bahwa mereka dapat menunjukkan bahwa Kickboxing di Indonesia setara dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, jika tidak lebih,” kata Arlan.

Arlan yakin para atlet sudah mempersiapkan diri dengan baik dan perlu menikmati pertandingan. “Persiapan berjalan lancar, dan sekarang saatnya untuk tampil. Para atlet harus ingat untuk menikmati setiap pertandingan. Kami melihat Merah Putih (bendera nasional) hadir hari ini, dan kami berharap bendera kami akan berkibar setinggi-tingginya di Vietnam,” tambah Arlan .

Arlan juga mengingatkan atlet untuk menampilkan kekuatan mental dan tidak terbawa oleh faktor-faktor di luar lapangan. "Nikmati saja. Apapun yang terjadi, tersenyumlah. Para atlet sudah siap. Semangat juang mereka luar biasa. Seberat apapun masalah di Vietnam, kami akan hadapi dengan senyuman dan ketabahan," tambah Arlan.

Nurosi Nurasjati, Manajer Timnas Kickboxing Indonesia, sependapat dengan Arlan soal persiapan atlet tersebut. “Delapan atlet, lima putra, dan tiga putri, mereka siap berlaga di dua nomor, full contact dan low kick,” kata Rosi.

Rosi menjelaskan, PPKBI ingin menyamai rekor tersebut pada SEA Games terakhir di Manila pada 2019. Saat itu, Timnas Kickboxing meraih dua perak dan enam perunggu.
“Setidaknya itu tujuan kami. Para atlet sudah menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Semoga dengan doa dan dukungan seluruh nusantara, kami bisa membawa pulang medali emas,” pungkas Rosi.

Skuad Timnas Kickboxing Indonesia:

Putra:

1. Abdul Muis (Low Kick-63,5kg)

2. Bonatua Lumbantungkup (Low Kick 60kg)

3. Brian AF Lawitan (Full Contact 67kg)

4. Salmi Stendra Pattisamala (Full Contact 51kg)

5. Yermias Yohanes Tanoy (Low Kick 71kg)

Putri :

1. Diandra Ariesta Pieter (Full Contact 56kg)

2. Amanda La Loupatty (Low Kick 52kg)

3. Nandya Nakhoir (Full Contact 48kg). ***

wwwwww