Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Vietnam, 12-23 Mei 2022

Menpora Amali Dampingi Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia ke SEA Games 2021 Vietnam

Menpora Amali Dampingi Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia ke SEA Games 2021 Vietnam
Presiden Jokowi dan Menpora Amali bersama Kontingen Indonesia. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 09 Mei 2022 17:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mendampingi Presiden Joko Widodo dalam upacara Pelepasan Kontingen Indonesia menuju SEA Games 2021 Vietnam tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/5/2022) pagi.

Acara ini juga turut dihadiri para menteri kabinet, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia SEA Games 2021 Vietnam, Ferry J Kono serta para atlet tim SEA Games 2021.

Dalam laporannya kepada Presiden Jokowi, Menpora Amali mengawali dengan menyampaikan terimakasih atas nama kontingen Indonesia karena telah berkenan menerima dan melepas secara resmi kontingen Indonesia.

Kemudian, Menpora Amali menyampaikan bahwa pengiriman kontingen Indonesia SEA Games Vietnam 2021 berbeda dengan pengiriman atlet pada SEA Games Filipina 2019 yang lalu. Sebab, saat ini telah dilakukan perubahan mendasar yakni perubahan paradigma dalam pembinaan prestasi olahraga nasional.

“Mempedomani arahan bapak Presiden pada peringatan Haornas ke-37 tahun 2020 yang lalu kepada kami dan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan review total terhadap ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional. Maka, lahirlah Desain Besar Olahraga Nasional dan telah dikuatkan oleh Perpres nomor 86 tahun 2021 yang menjadikan target utama pembinaan prestasi olahraga nasional adalah peringkat Indonesia di tingkat dunia pada setiap olimpiade. Sedangkan Asian Games dan SEA Games ditempatkan hanya sebagai sasaran antara saja,” kata Menpora Amali

Menurut Menpora Amali, dalam penentuan keikutsertaan kontingen Indonesia pada setiap multi event olahraga internasional didasarkan pada hasil rekomendasi tim review yang terdiri dari para akademisi, praktisi, perwakilan KONI dan perwakilan KOI yang dipimpin oleh Prof. Dr. Mochammad Asmawi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

“Diharapkan dengan cara seperti ini, maka atlet yang diberangkatkan serta nomor pertandingan dari cabang olahraga yang diikuti benar-benar didasari dari track record catatan prestasi serta pertimbangan objektif lainnya. Bukan berdasarkan alasan subjektif,” harapnya

Pada SEA Games 2021 ini mulai diterapkan seleksi yang secara ketat. Sehingga kontingen yang berangkat hanya berjumlah 776 orang, terdiri dari atlet 499 orang, ofisial 214 orang, pendamping 63 orang dengan mengikuti 318 nomor pertandingan dari 31 cabang olahraga.

Jumlah ini jauh berkurang bila dibandingkan dengan kontingen Indonesia yang dikirimkan ke SEA Games ke-30 di Filipina tahun 2019 yang lalu yaitu 1304 orang, terdiri dari atlet 841 orang, ofisial 300 orang dan pendamping 163 orang.

“Walaupun jumlahnya berkurang tetapi diharapkan tetap dapat menjadi tolak ukur pembinaan prestasi olahraga nasional,” ujar Menpora Amali.

Sementara itu, dalam arahannya, Presiden Jokowi berharap meski dilakukan perampingan kontingen. Namun tetap meraih prestasi yang tinggi dan medali sebanyak-banyaknya untuk mengharumkan nama negara dan bangsa Indonesia.

Presiden mengatakan, pada SEA Games Singapura 2015 Indonesia berada di peringkat ke-5, Kemudian SEA Games Malaysia 2017 di peringkat ke-5, dan SEA Games Filipina 2019 berada di peringkat ke-4.

“Kali ini, kita semua ingin agar SEA Games ke-31 di Vietnam kita bisa masuk ke rangking yang ke-3, yang ke-2 atau yang ke-1. Memang, bukan hal yang mudah, tetapi saya dengar bahwa seleksi telah dilakukan dengan baik dan kita harapkan prestasi itu betul-betul bisa menetas,” ujar Jokowi. ***


wwwwww