Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Olympic

Buruh akan Gelar Aksi, Tuntutannya Termasuk soal Harga Komoditas Ini..

Buruh akan Gelar Aksi, Tuntutannya Termasuk soal Harga Komoditas Ini..
Ilustrasi massa buruh di momentum MayDay. (gambar: ist./thetoc.gr)
Sabtu, 14 Mei 2022 02:27 WIB
JAKARTA - Presiden Partai Buruh yang juga pimpinan KSPI Said Iqbal dalam siaran tertulisnya menyatakan, massa buruh akan menggelar aksi di Jakarta pada Sabtu (14/5/2022). Setidaknya, ada 18 tuntutan buruh termasuk soal harga bahan pokok, bahan bakar minyak (BBM) dan gas agar diturunkan.

Tuntutan lain, kata Said sebagaimana dikutip GoNEWS.co, "Sahkan RUU (Rancangan Undang-Undang) PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga), tolak revisi UU PPP (Pembentukan Peraturan Perundang-undangan) dan tolak revisi UU SP/SB (Serikat Pekerja/Serikat Buruh),".

Kemudian, massa buruh juga menolak upah murah, meminta pemerintah menghapus mekanisme pekerja alih daya (outsourcing), menolak kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dan meminta pemerintah segera mensahkan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang perlindungan anak buah kapal (ABK) dan buruh migran.

Di samping itu, massa buruh meminta pemerintah dan DPR RI segera meratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja. Aksi unjuk rasa kelompok buruh turut meminta kepada aparat penegak hukum berhenti mengkriminalisasi petani.

Tuntutan lainnya, massa buruh juga meminta pemerintah mengangkat guru dan tenaga honorer jadi PNS, mendorong perusahaan memastikan status kerja pengemudi motor/mobil online sebagai pekerja bukan mitra dan memberdayakan sektor informal.

Rencananya, aksi unjuk rasa akan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR pada pukul 10.00 WIB —12.00 WIB, dilanjutkan dengan unjuk rasa di Gelora Bung Karno pada 13.00 WIB - 17.00 WIB.

Sebagai informasi, aksi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Buruh Dunia yang bertepatan dengan 1 Mei atau biasa disebut MayDay.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww