Buruh akan Gelar Aksi, Tuntutannya Termasuk soal Harga Komoditas Ini..
![]() |
| Ilustrasi massa buruh di momentum MayDay. (gambar: ist./thetoc.gr) |
Tuntutan lain, kata Said sebagaimana dikutip GoNEWS.co, "Sahkan RUU (Rancangan Undang-Undang) PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga), tolak revisi UU PPP (Pembentukan Peraturan Perundang-undangan) dan tolak revisi UU SP/SB (Serikat Pekerja/Serikat Buruh),".
Kemudian, massa buruh juga menolak upah murah, meminta pemerintah menghapus mekanisme pekerja alih daya (outsourcing), menolak kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dan meminta pemerintah segera mensahkan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang perlindungan anak buah kapal (ABK) dan buruh migran.
Di samping itu, massa buruh meminta pemerintah dan DPR RI segera meratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja. Aksi unjuk rasa kelompok buruh turut meminta kepada aparat penegak hukum berhenti mengkriminalisasi petani.
Tuntutan lainnya, massa buruh juga meminta pemerintah mengangkat guru dan tenaga honorer jadi PNS, mendorong perusahaan memastikan status kerja pengemudi motor/mobil online sebagai pekerja bukan mitra dan memberdayakan sektor informal.
Rencananya, aksi unjuk rasa akan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR pada pukul 10.00 WIB —12.00 WIB, dilanjutkan dengan unjuk rasa di Gelora Bung Karno pada 13.00 WIB - 17.00 WIB.
Sebagai informasi, aksi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Buruh Dunia yang bertepatan dengan 1 Mei atau biasa disebut MayDay.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Olympic, Nasional, DKI Jakarta |












