Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Iksan Apriyadi Semakin Termotivasi Tuntaskan Mimpi Bangun Dojo di Garut

Iksan Apriyadi Semakin Termotivasi Tuntaskan Mimpi Bangun Dojo di Garut
Ikhsan Apriyadi dengan medali emas SEA Games 2021 Vietnam. (Foto: NOC Indonesia)
Jum'at, 20 Mei 2022 01:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
HANOI - Ikhsan Apriyadi mengukir catatan baru di SEA Games 2021 Vietnam usai membuat hattrick di kelas -73kg putra. Perolehan medali emas itu kini semakin memotivasinya menuntaskan mimpi, membangun dojo di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

Ikhsan memiliki tanah seluas 500m di rumah belakang halamannya. Sudah sejak lama ia bercita-cita membangun dojo atau tempat pelatihan judo agar anak-anak bisa mengenal beladiri asal Jepang tersebut.

“Saya sudah lama ingin bikin judo karena setiap pulang, tetangga banyak datang dan bertanya apa itu judo dan ingin belajar. Saya jadi menceritakan pengalaman saya, dari situ saya berpikir kenapa tidak bangun judo saja,” kata Ikhsan yang berencana membeli tanah lagi untuk memperluas dojo yang akan dibangun nanti.

Ikhsan ingin suatu saat bisa melahirkan pejudo andal dari kampung halamannya, sehingga nantinya dapat mewakili Merah Putih di pentas Olimpiade. “Saya bukannya tidak mau ke Olimpiade. Siapa sih atlet yang tak mau ke sana? Ibaratnya itu ajang tertinggi tujuan para atlet dan memang saya ingin mencoba Paris 2024,” terang atlet berumur 33 tahun itu.

“Tapi jika memang jalan berkata lain, saya ingin melahirkan atlet yang bisa ke Olimpiade. Semoga bisa mewujudkan mumpi saya untuk tampil di pentas Olimpiade,”

Disaksikan langsung oleh Chef de Mission Ferry Kono, Iksan tampil dominan melawan Keisei Nakano Pablo (Filipina) pada final -73kg di Hoai Duc Stadium, Vietnam, Kamis (19/05). Kemenangan 1-0 itu menjadi persembahan emas ketiga Iksan, sebelumnya di Kuala Lumpur (2017) dan Manila (2019).

Ikhsan masih berpotensi menambah raihan emas untuk Indonesia di nomor mixed team. Rencananya, nomor ini akan akan dipertandingkan pada Sabtu (21/5/2022). ***

wwwwww