Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Masih Perkasa, Eko Incar Tampil di Asian Games 2022 Hangzhou

Masih Perkasa, Eko Incar Tampil di Asian Games 2022 Hangzhou
Eko Yuli Irawan bersama CdM Kontingen Indonesia, Ferry J Kono.(Foto: NOC Indonesia)
Sabtu, 21 Mei 2022 00:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
HANOI - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan masih perkasa di SEA Games 2021 Vietnam. Tampil di Hanoi Sports Trainning and Convention Center, VIetnam, Jumat (20/5/2022), Eko meraih emas keenamnya pada tujuh penampilan di ajang pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara edisi ke-31.

Tampil di kelas 61kg, Eko meraih total angkatan 290kg dengan Snatch 135kg dan Clean & Jerk 155 kg. Peraih perak Olimpiade 2020 Tokyo ini hanya melakukan dua angkatan Clean & Jerk.

Medali perak jatuh ke tangah lifter Malaysia, Muhammad Aznin bin Bidin dengan total angkatan 287kg (Snatch 127kg dan Clean & Jerk 160kg) dan lifter tuan rumah Vietnam kebagian medali perunggu dengan total angkatan 286kg (Snatch 132kg dan Clean & Jerk 154kg).

"Alhamdulillah saya bisa kembai mempersembahkan medali emas. Ini medali emas keenam saya saat tampil sejak SEA Games 2007. Di SEA Games 2017, saya hanya meraih medali perak sedangkan di SEA Games 2015 Singapura, cabang angkat besi tidak dipertandingkan," kata Eko Yuli Irawan.

Ketika ditanyakan apakah masih ingin tampil di Asian Games 2022 Hangzhou?, Eko menjawab,"Semua saya serahkan kepada PB PABSI. Dan, sia siap untuk kembali memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Games 2022 Hangzhou dan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris."

"Saya salut dengan Eko Yuli Irawan yang bisa konsisten menjaga penampilan. Ya, ini merupakan enam emas SEA Gamesnya dari 7 penampilan," timpal Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PABSI, Hadi Wihardja.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Amali yang menyaksikan langsung merasa yakin Eko bakal mampu menunjukkan kualitasnya sebagai atlet Olimpiade. "Saya yakin Eko bakal mampu mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Indonesia. Karena, saya yakin kemampuannya dengan meraih medali pada empat penampilan di Olimpiade," katanya.

Menpora Amali berharap medali emas yang dipersembahkan Eko merupakan medali emas pertama dari cabor angkat besi di SEA Games itu bisa memotivasi lifter lainnya. “Saya berharap medali emas yang diberikan Eko Yuli memotivasi lifter kita lainnya, masih ada Rahmat Erwin Abdullah, Rizky Amel Sabira, dan lain-lain yang akan bertanding berikutnya,” imbuhnya. ***

wwwwww