Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tokoh Agama di Solo Raya Bertekad Jaga Kantibmas dan Kerukunan Beragama

Tokoh Agama di Solo Raya Bertekad Jaga Kantibmas dan Kerukunan Beragama
Tokoh agama dan tokoh masyarakat Solo Raya, Ustadz Bambang Sukirno. (Istimewa)
Kamis, 26 Mei 2022 19:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO - Solo Raya menjadi barometer kebudayaan dan keagamaan di Indonesia. Untuk itu, perlu tercipta suasana yang sejuk dan damai pasca Idul Fitri 1443 H maupun menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 di salah satu provinsi Jawa Tengah tersebut.

Sebab, menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa dilakukan seorang diri. Oleh sebab itu, perlu kerjasama dan bahu membahu dengan elemen masyarakat lainnya seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintah.

Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang menjadi panutan warga Solo, Ustadz Bambang Sukirno yang juga merupakan anggota Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengatakan, bahwa relasi tokoh agama dengan masyarakat Solo sampai saat ini cukup mengakar. Begitu juga dengan pemerintah setempat.

"Para ulama, habaib dan Ormas Islam di Solo telah bertekat menjaga situasi kamtibmas di wilayah Solo Raya," kata Ustadz Bambang, Rabu (25/05/2022).

"Begitu juga dengan Ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dalam kegiatan dakwahnya tetap menyerukan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga hubungan toleransi dengan penganut agama lainnya," sambungnya.

Bambang Sukirno juga menyampaikan bahwa tidak perlu ada pertentangan antara NKRI dan Islam. Sebab yang diajarkan adalah taat kepada Allah, Rasul dan ulil amri dalam hal ini pemimpin teritorial maupun ulama.

“Berlebihan merupakan hal yang tidak dianjurkan, bahkan dalam hal beragama sekalipun,” ungkapnya.

Sementara itu, pengajar Ponpes Al Mukkin Ngruki, Ustadz Sholeh Ibrahim mendukung penuh situasi Kamtibmas di wilayah Solo Raya.

Ustadz Sholeh juga menegaskan bahwa dirinya siap bersinergi demi ciptakan suasana sejuk, aman dan damai khususnya menjelang pemilu serentak 2024.

"Kita mengharapkan kedamaian dan kesejukan tetap terjaga di jawa tengah secara khusus di solo raya, oleh sebab itu Pemerintah harus tetap membangun komunikasi yang baik dengan para tokoh dan ulama," ucapnya.

Tak lupa, Ustadz Sholeh Ibrahim juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Jawa Tengah untuk selalu menjaga NKRI dari berbagai hantaman dan ancaman yang membahayakan bangsa dengan rasa nasionalisme yang begitu tinggi.

Selain itu, Ia juga meminta untuk selalu menjaga toleransi beragama serta menolak radikalisme dan terorisme. "Dimana pun berada hargai dan hormati setiap privasi ummat beragama dalam melakukan ibadahnya agamanya masing-masing, toleransi dan bersikap sopan santun antar umat beragama," tegasnya. ***

wwwwww