Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Nurdin Halid dan Nico Kanter Sebut Petenis indonesia Punya Potensi Bersaing di Level Dunia

Nurdin Halid dan Nico Kanter Sebut Petenis indonesia Punya Potensi Bersaing di Level Dunia
Mantan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid dan Nico Kanter.
Sabtu, 04 Juni 2022 18:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ternyata Nurdin Halid dan Nico Kanter adalah pecina tenis. Pada Turnamen Tenis Piala Atet Wijono 2022 yang digelar Irawati Moerid Tenis Competion (IMTC) di Lapangan Tenis Kodam Jaya Jakarta Timur, Sabtu, (4/6/2022), keduanya pun tampak bersemangat sebagai peserta eksibisi.

Dalam laga eksibisi itu, Nurdin Halid yang pernah menjadi Ketua Umum PSSI itu berpasangan dengan legenda hidup tenis Indonesia, Abdul Kahar Muhammad Idris Mochtar (MIM).

Duet Nurdin Halid/Abdul Kahar MIM melawan pasangan Nico Kanter/Hadiman peraih 3 medali emas Asian Games 1978 Bangkok, Thailand.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap tenis Indonesia, baik Nurdin Halid maupun Nico Kanter pun ikut menjadi sponsor turnamen berhadiah total Rp.42 juta itu.

"Turnamen tenis di Indonesia memang masih dirasakan kurang. Oleh karenanya, kita harus bantu jika ada pihak yang mau menggelar even seperti yang dilakukan mantan petenis putri nasional Irawati Moerid yang sudah membawa harum nama bangsa dan negara,"kata Nurdin Halid yang diamini Nico Kanter Itu.

Menurut pria yang juga politisi Partai Golkar itu, potensi petenis Indonesia untuk bersaing di level dunia cukup besar asalkan pembinaanya terarah dan berjenjang sejak usia dini.
Dengan memperbanyak turnamen dan kompetisi dalam negeri, Nurdin Halid yakin prestasi tenis Indonesia akan kembali berjaya seperti pada era 1970-an hingga 1990-an.
Sementara Nico Kanter menambahkan untuk membangkitkan kembali kegairahan tenis di Indonesia ini tidak mungkin kalau hanya dibebankan kepada Pelti sebagai induk organisasi.

"Harus ada dukungan pemerintah dan peran serta dunia swasta sebagai sponsor. Cabang olahraga apapun tidak mungkin berkembang dan berprestasi jika pembinaannya tidak melibatkan peran pemerintah dan swasta," tegasnya. ***

wwwwww