Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Olympic

KH Dimyati Rois Wafat, Indonesia Kehilangan Ulama Besar

KH Dimyati Rois Wafat, Indonesia Kehilangan Ulama Besar
KH. Dimyati Rois saat bersama KH Ma'ruf Amin. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 10 Juni 2022 13:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hari ini bangsa Indonesia kehilangan seorang Ulama Besar KH Dimyati Rois. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Dimyati Rois meninggal dunia di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (10/6/2022) Pukul 01.13 WIB.

Atas wafatnya Almaghfurlah KH Dimyati Rois tersebut, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menghimbau kepada seluruh Pengurus DPP, DPW, DPC, DPAC dan Kader PKB di seluruh Indonesia untuk melaksanakan Sholat Ghoib, menyelenggarakan pembacaan Yasin dan Tahlil untuk mendoakan almarhum selama 7 hari.

“Semoga Allah SWT, melapangkan kubur Beliau, menerima amal dan perjuangan Beliau, mengampuni segala salah dan khilaf Beliau dan Beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya," kata Muhaimin.

Duka yang mendalam juga disampaikan oleh Anggota DPR RI MF Nurhuda Y yang juga anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X.

“Hari ini, bangsa Indonesia kembali kehilangan seorang Ulama Besar di hari yang mulia yaitu Hari Jumat. Walau tidak pernah nyantri di pesantren beliau, tapi kami menyerap ilmu dan pengetahuan beliau di berbagai kesempatan secara langsung," tutur MF Nurhuda Y.

Menurut Nurhuda, KH Dimyati Rois kaya akan khazanah klasik, berpikiran terbuka, bijak dalam bersikap, menghargai orang lain tanpa pandang status sosial, status ekonomi, status usia dll. Ulama yang tak hanya pandai tapi juga berakhlaq mulia. Totalitas jika menjelaskan suatu pengetahuan. Tak heran jika kharismanya begitu luas di mata kebanyakan orang.

“Selamat jalan Kyai. Kami kehilangan, bangsa Indonesia juga kehilangan. Kami yakin Jenengan husnul khotimah, diterima dan dilipatgandakan amal baik jenengan, ahli surga. Alfatihah,” lanjutnya.

Dikutip dari laman NU.or.id, KH Dimyati Rois adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadlu wal Fadhilah Jagalan, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Abah Dim, sapaan akrabnya KH Dimyati Rois atau Kiai Dimyati, lahir di Bulakamba, Brebes, 5 Juni 1945.

Kiai Dimyati menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Sebelum itu, Kiai Dimyati juga ngangsu kaweruh di Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah selama belasan tahun.

Pada Muktamar Ke-34 NU di Lampung Tahun 2021 lalu, KH Dimyati Rois terpilih sebagai salah satu dari sembilan Anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). KH Dimyati Rois mendapatkan suara terbanyak. Selanjutnya, bersama delapan kiai lainnya, KH Dimyati Rois menentukan Rais Aam Syuriyah PBNU.

Rencananya jenazah KH Dimyati Rois akan dimakamkan di komplek pemakaman yang berada di Ponpes Al Fadlu 2 Desa Sidorejo Kecamatan Brangsong. Sebelum dimakamkan, jenazah KH Dimyati Rois terlebih dahulu akan disalatkan di Masjid Agung Kaliwungu.***

wwwwww