Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Begini Cerita Bu Guru di Swiss saat Temukan Jenazah Eril

Begini Cerita Bu Guru di Swiss saat Temukan Jenazah Eril
Geraldine Beldi, Guru di Swiss penemu jasad Eril. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 11 Juni 2022 12:46 WIB

JAKARTA - Geraldine Beldi setiap pagi berangkat ke sekolah untuk mengajar di salah satu sekolah SD di Swiss. Ia melihat jenazah Eril di bendungan Engehalde, sungai Aare ketika melintas di jembatan.

Kabar ditemukannya jenazah Emmeril Kahn Mumtadz, anak Ridwan Kamil dikonfirmasi langsung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Swiss. Orang yang pertama kali menemukan jenazah Eril ini adalah seorang guru SD di Swiss.

Lewat unggahan instagramnya, Ridwan Kamil mengungkapkan proses penemuan jasad Eril oleh Geraldine Beldi. Sebelum menemukan jasad Eril, Geraldine Beldi telah mengetahui kabar hilangnya Eril di sungai Aare melalui media Swiss.

Sosok perempuan bernama Geraldine Beldi langsung menjadi buah bibir setelah ia menemukan jenazah Eril, putra sulung Ridwan Kamil. Guru SD di Swiss ini mengaku tak sengaja melihat jasad Eril ketika dalam perjalanan menuju sekolah tempatnya mengajar.

Geraldine Beldi menemukan jasad Eril setelah 14 hari dinyatakan hilang di sungai Aare. Guru SD ini menemukan Eril pada Kamis, 9 Juni 2022 pukul 6.50 pagi waktu setempat.

Diungkapkan Geraldine Beldi, ia setiap hari selalu melihat ke arah air saat perjalanan berangkat ke sekolah. Usahanya ini kemudian membuahkan hasil. Geraldine kemudian langsung menghubungi pihak kepolisian saat melihat jasad Eril. Pihak kepolisian pun langsung sigap datang ke Bendungan Engehalde untuk mengangkat jasad Eril.

"Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Dan saya pun punya 2 anak. Jadi saya tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah sungai Aare. Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak," katanya, menurut unggahan akun Instagram Ridwan Kamil, dikutip Sabtu, (11/6/2022).

Eril ditemukan di bendungan Engehalde atau berjarak sekitar 5,1 km dari tempat terakhir kali terlihat ketika berenang di sungai Aare.

Mengetahui jenazah Eril ditemukan, Ridwan Kamil langsung meminta untuk bertemu dengan Geraldine Beldi karena ingin mengucapkan terima kasih. "Alhamdulillah, menunggu selesai ia mengajar, jam 11 tadi kami bertemu dan saya haturkan rasa terima kasih saya. Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih, sebelum pulang ke tanah air," ucap pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

"Eril ke sini niatnya mau belajar, akhirnya takdirnya ditemukan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana. Danke Mrs. Geraldine Beldi. Hatur Nuhun . Terima Kasih," tutup dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww