Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022

Ginting Gagal Taklukkan Wakil Denmark

Ginting Gagal Taklukkan Wakil Denmark
Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: Humas PP PBSI)
Jum'at, 17 Juni 2022 22:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting menjadi pebulutangkis Indonesia ketiga dari empat wakil Indonesia yang tersingkir saat berlaga di babak perempatfinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jajarta, Jumat (17/6/2022) malam, Ginting gagal melaju seusai kalah dari Viktor Axelsen asal Denmark lewat rubber game dengan skor 13-21, 21-19, 9-21.

Pada pertandingan ini, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu sebenarnya sudah menampilkan permainan terbaiknya. Segenap daya dan upaya dilakukan untuk mencari kelemahan lawan.

Sayang usaha pemain asal Cimahi itu gagal berbuah kemenangan. Maklum, Axelsen memang tampil dominan sepanjang laga dan tampil demikian konsisten. Unggulan kelima di turnamen Indonesia Open itu sampai jatuh bangun menahan gempuran Axelsen, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Denmark itu dalam tempo 1 jam 7 menit.

"Pertandingan hari ini berlangsung ketat di gim pertama dan kedua. Saya sudah berusaha menekan lawan sepanjang laga, sayang saya masih belum bisa mengimbangi permainan lawan di pertandingan kali ini," ungkap pemain kelahiran 11 Mei 1996 itu.

Kegagalan Ginting di babak delapan besar ini diapresiasi oleh pelatih tunggal putra Indonesia Irwansyah. Menurut mantan pelatih Irlandia Utara itu, permainan Ginting secara keseluruhan sudah sangat baik dengan melaju hingga babak delapan besar turnamen BWF level super 1000 itu.

"Menurut pandangan saya, Ginting sudah bermain maksimal, hanya di gim terakhir terpancing permainan Viktor Axelsen," aku Irwansyah.

"Sayang angin di laga ini kurang bersahabat. Jadi saat menyerang, jatuhnya bola agak melebar. Secara keseluruhan permainan Ginting sudah bagus dan saya sebagai pelatih bangga dengan permainan dia seperti itu,” tambah Irwansyah.

Irwansyah sendiri perlu memutar otak lebih keras untuk bisa mengembalikan kepercayaan diri Ginting, mengingat dalam lima laga terakhir selalu kalah dari pemain rangking satu dunia itu.

“Berbicara strategi, kami sudah mengerahkan semuanya. Hanya saja, Axelsen sedang dalam performa terbaik. Berbicara strategi sudah dibicarakan semuanya tapi faktor lain seperti angin dan lapangan turut menentukan,” imbuh Irwansyah.

Kekalahan Ginting di laga ini membuat pemain bertinggi badan 171 cm itu gagal melakukan balas dendam melawan Axelsen saat kalah di babak semifinal Indonesia Masters 2022.

Pada pertemuan terakhir, Ginting menyerah di babak empat besar dari Axelsen dengan skor identik 15-21, 15-21. Dengan kemenangan ini, Axelsen berhak melaju ke babak semifinal Indonesia Open 2022.

Pada babak empat besar, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu akan menghadapi tunggal putra Malaysia, Lee Zii JIa. Pebulutangkis asal Negeri Jiran itu mengalahkan wakil Singapura, Loh Kean Yew dengan skor 21-18, 16-21, 22-20 dalam tempo 1 jam 5 menit. ***

wwwwww