Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
5 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kemenpora Ingin Rakernas PB FORKI Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Kemenpora Ingin Rakernas PB FORKI Jadi Ajang Konsolidasi Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet
Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kemenpora, Samsudin (lima dari kiri) saat menghadiri Rakernas FORKI tahun 2022. (Foto: Humas Kemenpora)
Minggu, 19 Juni 2022 11:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia mengharapkan cabang olahraga (cabor) karate yang masuk Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) maksimal dalam pembinaan atlet dan untuk Rapat Kerja Nasional (Rakernas) menjadi ajang konsolidasi pengurus.

Hal Ini disampaikan oleh Staf Ahli Kemenpora Bidang Hukum Olahraga Samsudin, saat memberikan sambutan mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada Pembukaan Rakernas PB FORKI Tahun 2022, di Convention Hall Bina Karna, Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).

Rakernas dibuka oleh Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto yang beberapa hari lalu dilantik Presiden Jokowi guna mengemban sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pada Kabinet Indonesia Maju.

"Untuk Rakernas FORKI ini harus menjadi momentum untuk konsolidasi internal khususnya bagi Pengurus FORKI setelah SEA Games tahun 2022 kemarin, dimana atlet karate mendapatkan 4 medali emas, 8 perak, dan 2 perunggu," kata Staf Ahli Samsudin, via sambungan telepon.

"Dan diharapkan dengan Rapat Kerja Nasional ini FORKI semakin kuat semakin solid, apalagi Ketua Umum-nya sekarang sudah menjadi Menteri ATR, yang jelas beliau akan mensuport betul, mendukung betul, dan menjadi salah satu Menteri yang akan mengembangkan karate di Indonesia," imbuhnya.

Diingatkan pula bahwa karate merupakan salah satu cabor dari 14 yang diamanatkan di DBON. Tentu ini bukan berarti sebuah keistimewaan yang terus menerus, akan tetapi kemampuan dan prestasi karate di DBON ini akan dilihat sejauh mana mengembangkan diri lebih baik lagi.

"Bila tidak terus meningkat secara prestasi akan terjadi degradasi, diisi cabor lain yang melambung. Oleh karena itu karate yang sudah bagus ini, yang sudah solid ini, mesti terus ditingkatkan bahkan Pelatnas harus dilakukan dimana-mana sehingga atlet-atlet itu bisa mengasah kemampuannya dengan lebih baik lagi, apalagi kini menyandang perolehan medali yang cukup bagus sekali diluar target yang diharapkan," tegasnya.

Diceritakan olehnya dari apa yang dibeberkan Ketum PB FORKI dan Sekjen Raja Sapta Ervian bahwa Rakernas, kejuaraan-kejuaraan yang akan dilakukan serta program-program yang akan dilaksanakan tujuannya satu yaitu mengarah ke Olimpiade nanti. Ini sejalan dengan pencanangan Desain Besar Olahraga Nasional oleh pemerintah, sebagaimana tertera dalam Perpres No 86 Tahun 2021.

"lni sudah sejalan apa yang diharapkan oleh Pak Menteri yang melakukan penataan organisasi itu dalam rangka satu tujuan yaitu bagaimana kita mencapai prestasi gemilang di ajang Olimpiade," ucapnya.

"Oleh karena itu, bukan hanya FORKI ya, tapi semua yang ada di DBON, 14 itu harus satu misi dan satu tujuan yang sama dengan pemerintah serta rakyat Indonesia yaitu satu tujuan Olimpiade, yang terdekat Paris 2024," tutupnya. ***

wwwwww