Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

Mendagri: DOB Baru Papua Demi Kesejahteraan Masyarakat

Mendagri: DOB Baru Papua Demi Kesejahteraan Masyarakat
Mendagri Muhammad Tito dalam rapat di Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. (foto: ist. puspen kemendagri)
Selasa, 21 Juni 2022 18:38 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito dalam rapat kerja di Senayan, Jakarta, Selasa (21/6/2022) menyatakan, Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua merupakan upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

"Kita semua ingin agar kesejahteraan rakyat Papua, terutama Orang Asli Papua (OAP) akan meningkat dengan cepat juga dengan adanya pemekaran ini," ujar Tito sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: Pandemi Terkendali, Tito ke Forkopimda Sulut: Ekonomi Harus Melompat

Baca Juga: Soal Dana Penanganan PMK, Anggota DPR Dorong Sosialisasi Edaran Mendagri

Pemerintah berpandangan, pemekaran menjadi 3 provinsi dapat memperpendek birokrasi sehingga mempercepat berbagai urusan yang muaranya adalah percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Papua.

Pemekaran wilayah juga bukan hal baru di Papua. Tito menuturkan, sejak dimekarkan dan berdirinya Provinsi Papua Barat, berbagai capaian positif pembangunan semakin terlihat jelas. Bahkan, beberapa daerah yang sebelumnya tertutup dan cenderung terisolasi menjadi semakin terbuka sejak dimekarkan.

Baca Juga: Soal Deklarasi Apdesi, Menteri Tito Diskakmat Pimpinan MPR

Baca Juga: Desa Anti Korupsi, Data yang Diungkap Pemdes Kemendagri Lumayan Ngeri

"Papua juga dimekarkan dengan adanya provinsi baru, Papua Barat, dan kita melihat hasil yang positif. Kita melihat pembangunan ditandai dengan IPM yang menaik, daerah-daerah yang tadinya terisolasi, semua menjadi terbuka, menjadi terjadi percepatan, Pegunungan Arfak yang dekat Manokrawi, daerah terisolir yang sekarang terbuka," kata Tito.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta, Papua, Papua Barat
wwwwww