Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022

Kandaskan Pasangan Malaysia, Fajar/Rian ke Final

Kandaskan Pasangan Malaysia, Fajar/Rian ke Final
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Humas PP PBSI)
Sabtu, 02 Juli 2022 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Pasangan ganda putra  Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melaju ke final pertama turnamen level BWF World Tour Super 750. Tepatnya di ajang Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022.

Fajar/Rian ke final usai mengandaskan pasangan tuan rumah, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dua gim langsung 21-14, 21-12. Dalam laga semi final yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (2/7) malam, Goh/Izzuddin terlihat tidak bisa keluar dari tekanan.

Mereka banyak sekali melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat Fajar/Rian yang unggul dalam rekor pertemuan 5-1 cukup nyaman bermain.

Dikatakan Fajar/Rian, kunci kemenangan terletak pada mengendalikan permainan depan.

"Alhamdulillah bersyukur karena ini pertandingan tidak mudah melawan tuan rumah dengan dukungan penonton yang begitu banyak. Walau rekor pertemuan kami menang, kalau sudah di lapangan saya rasa tidak ada pengaruhnya, seperti 0-0 lagi," tutur Fajar.

"Hari ini kami berusaha mengendalikan permainan depan karena kalau sudah pegang bola depannya, akan sangat enak untuk menyerang. Di gim pertama dan kedua, terlihat sekali lawan tidak bisa keluar dari tekanan," lanjutnya.

Sudah tiba di partai final, Fajar/Rian mengaku belum puas. Mereka membidik gelar juara untuk menambah koleksi gelar BWF World Tour mereka tahun 2022 ini.

Sebelumnya, Fajar/Rian sudah juara di level Super 300 (Swiss Open) dan Super 500 (Daihatsu Indonesia Masters).

"Rasanya senang dan bersyukur, tapi belum cukup sampai di sini, masih ada partai besok, partai final. Kami tetap mau menampilkan yang terbaik untuk Indonesia," aku Fajar.

"Besok kami akan menyiapkan fisik dan mental, full recovery yang utama. Turnamen kan sudah beruntun terus, stamina dan fokus pasti terkuras. Jadi harus lebih disiapkan lagi," kata Rian.

Pasangan nomor tujuh dunia itu masih menunggu lawan, pemenang antara Aaron Chia/Soh Woi Yik (Malaysia) dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). ***

wwwwww