Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Tegaskan Pembangunan IMS untuk Tingkatkan Prestasi Olahraga Indonesia

Menpora Amali Tegaskan Pembangunan IMS untuk Tingkatkan Prestasi Olahraga Indonesia
Menpora Amali bersama Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat mengunjungi pembangunan IMS di Komplek GBK Senayan, Jakarta. (Foto: Humas Kemenpora)
Jum'at, 08 Juli 2022 22:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menegaskan, proyek Pembangunan Indoor Multifunction Stadium (IMS) di kawasan Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, tujuan utamanya adalah meningkatkan prestasi olahraga semaksimal mungkin. Terutama mewujudkan mimpi Indonesia dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), masuk pada peringkat 5 besar dunia pada Olimpiade 2044 mendatang.

"Pembangunan ini tujuan utamanya adalah didedikasikan untuk prestasi, jadi untuk digunakan semaksimal mungkin meningkatkan prestasi olahraga kita," kata Menpora Amali saat meninjau Proyek Pembangunan Indoor Multifunction Stadium di kawasan GBK Jakarta bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Erik Thohir dan Ketum Perbasi Danny Kosasih, Jumat (8/7/2022) petang.

"Terima kasih kepada Pak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang telah menyiapkan fasilitas yang luar biasa ini, juga dukungan Pak Menteri BUMN Erick Thohir," tambah Menpora Amali.

Menpora Amali menyampaikan, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan cabor-cabor yang ada dalam DBON yang akan menggunakan fasilitas indoor arena ini nantinya, sebagai upaya mewujudkan mimpi besar bangsa Indonesia yang ada dalam DBON.

"Jadi, saya sudah mendapatkan penegaskan dari Pak Mensesneg sebagai penanggungjawab dari GBK, maka kita juga akan segera berkoordinasi dengan cabor yang akan menggunakan fasilitas-fasilitas olahraga ini," tutur Menpora Amali.

Menurutnya, bangsa Indonesia memiliki mimpi besar yang harus diwujudkan dalam DBON. "Mimpi besar kita yaitu saat 100 tahun Indonesia Merdeka pada 2045 mendatang, tepatnya pada Olimpiade 2044 Indonesia harus masuk pada peringkat 5 dunia," urai Menpora Amali.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengatakan pembangunan indoor arena ini juga sebagai momen Indonesia sebagai tuan rumah FIBA World Cup 2023 mendatang.

"Sebagai penanggungjawab pembangunan ini, saya menindaklanjuti permohonan Pak Menteri BUMN sebagai penggemar basket, dan Pak Presiden memerintahkan membangun ini dalam rangka sebagai tuan rumah World Cup-nya Basket," katanya.

"Ini akan multifungsi tidak hanya untuk basket tapi juga bisa untuk yang olahraga lainnya termasuk konser musik dan sebagainya, sehingga ini nanti bisa menghasilkan bagi GBK untuk maintenance atau pemeliharaannya. Karena bangunan ini harus dipelihara dan memeliharanya pasti butuh anggaran sehingga nanti bisa akan mandiri," tambahnya.

Menteri BUMN Erik Thohir juga merasa bersyukur dengan terlaksananya Proyek Pembangunan Indoor Multifunction Stadium di kawasan GBK ini. "Tentu ini adalah mimpi yang terlaksana. Karena memang cita-cita lama masyarakat Indonesia baik di komunitas bola basktet maupun olahraga tertutup secara pertandingan seperti bulutangkis, voli dan sebagainya," kata Erick.

"Ini berkat dukungan dan arahan Bapak Presiden kepada kami bertiga pada dua tahun lalu, bahwa sudah selakyaknya Indonesia memiliki lapangan olahraga tertutup atau indoor arena yang juga multifungsi yang setara dengan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura dan Filipina," tambahnya. ***

wwwwww