Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR: Digitalisasi Ekonomi Antisipasi Dampak Krisis Global

DPR: Digitalisasi Ekonomi Antisipasi Dampak Krisis Global
Ilustrasi digitalisasi ekonomi. (gambar: ist./netmag)
Selasa, 12 Juli 2022 20:14 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan kepada wartwan, Selasa (12/7/2022), sektor digital perlu dikuatkan sebagai upaya mengantisipasi dampak krisis ekonomi global.

"Sektor digital bisa menjadi pilar bagi Indonesia untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Seperti dikatakan Gubernur Bank Indonesia (BI), sektor digital menjadi penyelamat ekonomi selama pandemi Covid-19 berlangsung," kata Muhaimin, sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: Negara Gelontorkan Rp25,4 Triliun untuk Digitalisasi Pemerintahan

Baca Juga: DPR Dorong Kerja Sama Teknologi Digital Negara-negara ASEAN

Dikatakan Muhaimin, digitalisasi harus dimaknai sebagai proses meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam melakukan kegiatan, khususnya transaksi dan pengembangan sektor usaha dengan memanfaatkan teknologi digital sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah harus terus berupaya meningkatkan pembangunan dan pemerataan infrastruktur digital di seluruh wilayah Indonesia serta memberikan dukungan penuh melalui sisi kebijakan anggaran negara," katanya.

Baca Juga: Pernah Bossman Dorong e-Rupiah, Kini BI Akan Terbitkan Uang Digital

Baca Juga: Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis

Dengan cara itu, diharapkan sektor ekonomi digital Indonesia bisa terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Disisi lain, Muhaimin mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk berkomitmen dalam memberikan dukungan dengan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha terutama Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di seluruh daerah Indonesia dalam mengakses layanan keuangan digital dan melakukan digitalisasi usaha.

Baca Juga: Korona Termasuk Influenza, Sebutannya Masih Covid-19

Baca Juga: 'Perang Dunia ke III', Mendagri Beri Arahan Kepala Daerah soal Karantina Wilayah

"OJK harus meningkatkan upaya sosialisasi tentang layanan keuangan digital dan digitalisasi usaha kepada para pelaku usaha dan UMKM di seluruh daerah Indonesia sehingga digitalisasi usaha semakin luas," katanya.

Muhaimin juga meminta pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan OJK memberikan dukungan berupa kebijakan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi berbasis digital, sehingga akses masyarakat terhadap penggunaan layanan keuangan digital semakin mudah dan luas serta mendorong penerimaan negara seperti mengintegrasikan sistem pembayaran digital untuk membayar pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww