Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Kriminal

Rudi Hartono Desak BUMN yang Rugi Ditindak Tegas

Rudi Hartono Desak BUMN yang Rugi Ditindak Tegas
Ilustrasi kerugian bisnis. (foto: ist./taxscanin)
Selasa, 12 Juli 2022 17:12 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun dalam siaran parlemen, Selasa (12/7/2022), mengungkapkan, masih banyak BUMN dan anak cucu BUMN yang membuat kerugian dan pengeluaran jumbo. Ia meminta BUMN seperti ini ditindak tegas.

"BUMN yang untung triliunan dan menyumbang untuk negara ada beberapa, tapi lebih banyak lagi BUMN yang merugikan negara dan harus ditutupi juga dengan PMN dari negara," kata Rudi sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Baca Juga: Beli BBM Gunakan Aplikasi, Benarkah Hanya Akal-akalan BUMN Ambil Untung dari Rakyat?

Baca Juga: Luar Biasa, Laba BUMN Naik 869 Persen, Dirut BRI: Berkat Kerja Fokus dan Tuntas

Jadi, menurut Rudi, harus ada tindakan tegas dari Menteri BUMN dalam melihat kinerja seluruh BUMN. "Tidak hanya beberapa BUMN, tapi ke anak dan cucu yang menggerogoti keuntungan induk BUMN selama ini."

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VI pada Senin (4/7/2022) lalu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, selama tiga tahun terakhir akumulasi kontribusi BUMN kepada negara mencapai Rp1.200 triliun. Angka tersebut berarti kontribusi BUMN meningkat sebesar Rp50 triliun setiap tahunnya. Sementara itu di sisi lain, Komisi VI telah menyetujui PMN kepada 10 BUMN dengan total Rp73,26 triliun.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww