Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

TNI Tangkap 6 Orang Diduga Intel Asing, DPR: Memalukan

TNI Tangkap 6 Orang Diduga Intel Asing, DPR: Memalukan
Ilustrasi agen intelijen. (foto: ist./outsidethebeltway)
Senin, 25 Juli 2022 20:06 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (25/7/2022) menyatakan bahwa penangkapan enam orang diduga agen intelijen asing oleh TNI AL di Nunukan, Kalimantan Utara sebagai hal memalukan.

"Apa yang terjadi ini adalah suatu hal yang memalukan dan menyedihkan," kata Dave sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari siaran parlemen.

Baca Juga: Perintah JA: Operasi Intelijen, Ungkap Mafia Pupuk 

Baca Juga: Tersangka Pembakar 3 Orang Suriah Ngaku Diperintah Intelijen 

Peristiwa tersebut, menurut Dave, membuktikan masih ada kemungkinan-kemungkinan kebocoran data, "Apakah itu informasi ataupun hal-hal yang bisa membocorkan rahasia negara," ujarnya.

Data menyebut, keenam orang diduga intel asing itu terdiri dari 3 orang WNI dan 3 orang WNA. Ketiga WNI tersebut bernama Elwin, Thomas Randi Rau dan Yosafat bin Yusuf. Sementara tiga lainnya merupakan warga negara asing (WNA) yakni Leo bin Simon, Hp Jin Kiat, dan Bai Jidong.

Baca Juga: AS akan Terus Telusuri Asal Usul Corona meski Informasi Intelijen Masih Terbelah 

Baca Juga: Pengamat Intelijen Sebut Teror Mabes Polri Rentetan Aksi ke 553 Sejak Tahun 2000 

Dave menuturkan, perlu ada penelusuran untuk mengetahui bagaimana proses tiga WNI itu bisa direkrut menjadi intelijen asing. Dia meminta keamanan di semua instansi dan pemerintahan ditingkatkan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta, Kalimantan Utara
wwwwww