Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Musisi dan Wartawan yang Tergabung di PSKI Sukses Gelar Halalbihalal
Umum
23 jam yang lalu
Musisi dan Wartawan yang Tergabung di PSKI Sukses Gelar Halalbihalal
2
Avril Lavigne Anggap Teori Konspirasi Tentangnya Sebagai Bukti Awet Muda
Umum
20 jam yang lalu
Avril Lavigne Anggap Teori Konspirasi Tentangnya Sebagai Bukti Awet Muda
3
1st FOBI World Barongsai Championship 2024, Grace Natalie: Sejarah Terukir Pertama Kali Piala Presiden Diperebutkan
Olahraga
23 jam yang lalu
1st FOBI World Barongsai Championship 2024, Grace Natalie: Sejarah Terukir Pertama Kali Piala Presiden Diperebutkan
4
Tak Enak dengan Bea Cukai, Enzy Storia Harap Ada Perbaikan Layanan Publik
Umum
20 jam yang lalu
Tak Enak dengan Bea Cukai, Enzy Storia Harap Ada Perbaikan Layanan Publik
Home  /  Berita  /  Peristiwa

TNI Tangkap 6 Orang Diduga Intel Asing, DPR: Memalukan

TNI Tangkap 6 Orang Diduga Intel Asing, DPR: Memalukan
Ilustrasi agen intelijen. (foto: ist./outsidethebeltway)
Senin, 25 Juli 2022 20:06 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (25/7/2022) menyatakan bahwa penangkapan enam orang diduga agen intelijen asing oleh TNI AL di Nunukan, Kalimantan Utara sebagai hal memalukan.

"Apa yang terjadi ini adalah suatu hal yang memalukan dan menyedihkan," kata Dave sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari siaran parlemen.

Baca Juga: Perintah JA: Operasi Intelijen, Ungkap Mafia Pupuk 

Baca Juga: Tersangka Pembakar 3 Orang Suriah Ngaku Diperintah Intelijen 

Peristiwa tersebut, menurut Dave, membuktikan masih ada kemungkinan-kemungkinan kebocoran data, "Apakah itu informasi ataupun hal-hal yang bisa membocorkan rahasia negara," ujarnya.

Data menyebut, keenam orang diduga intel asing itu terdiri dari 3 orang WNI dan 3 orang WNA. Ketiga WNI tersebut bernama Elwin, Thomas Randi Rau dan Yosafat bin Yusuf. Sementara tiga lainnya merupakan warga negara asing (WNA) yakni Leo bin Simon, Hp Jin Kiat, dan Bai Jidong.

Baca Juga: AS akan Terus Telusuri Asal Usul Corona meski Informasi Intelijen Masih Terbelah 

Baca Juga: Pengamat Intelijen Sebut Teror Mabes Polri Rentetan Aksi ke 553 Sejak Tahun 2000 

Dave menuturkan, perlu ada penelusuran untuk mengetahui bagaimana proses tiga WNI itu bisa direkrut menjadi intelijen asing. Dia meminta keamanan di semua instansi dan pemerintahan ditingkatkan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Peristiwa, Nasional, DPR RI, DKI Jakarta, Kalimantan Utara
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/