Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  PON

Menpora Amali Bicara Soal Revolusi Industri Hingga Peluang dan Ancaman di Era Digital

Menpora Amali Bicara Soal Revolusi Industri Hingga Peluang dan Ancaman di Era Digital
Menpora, Zainudin Amali sampaikan orasi Ilmiah di Acara Wisuda STIE Swadaya Jakarta. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 27 Juli 2022 22:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda sarjana dan pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Swadaya di Puri Ardhya Garini, Jakarta, Rabu (27/7/2022). Dalam orasinya, Menteri asal Partai Golkar ini menyampaikan tahapan revolusi industri hingga peluang serta ancamanan pada era digital.

Menpora Amali mengatakan, tahapan revolusi industri ada empat. Pertama revolusi industri 1 yang meliputi penemuan mesin uap mendorong munculnya kapal uap serta kereta api. Revolusi industri 2 yakni penemuan listrik dan assembly line yang meningkatkan produksi barang.

Sementara, revolusi industri 3 adalah inovasi teknologi informasi, komersialisasi personal computer. Lalu adalah revolusi industri 4 yang meliputi kegiatan manufaktur terintegrasi melalui penggunaan teknologi wireless dan big data secara masif.

“Pada fase periode revolusi industri 4.0 ini, kebutuhan manusia sangat berhubungan dengan internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi,” kata Menpora Amali.

Kemudian, Menpora Amali menjelaskan soal peluang dan ancaman pada era digital sekarang ini. Menurut Menpora Amali, terjadi peningkatan tenaga kerja pada 2025 mendatang.

“Investasi strat-up, unicorn Indonesia di ekonomi digital Asia Tenggara memiliki valuasi diatas 1 miliar US Dollar. Pasar ekonomi digital, potensinya pada 2025 yang akan datang diperkirakan bisa mencapai Rp 146 miliar,” ujar Menpora Amali.

Sedangkan ancaman pada era digital setidaknya terdapat ada tiga hal. Pertama adalah modernisasi tenaga manusia menjadi tenaga mesin, kedua perubahan karakter manusia menjadi lebih ‘instan’, dan ketiga adalah kejahatan siber.

Disamping itu, Menpora Amali menerangkan pemuda memiliki peran sebagai influencer yang aktif di media sosial dalam membentuk opini yang baik mengenai pembangunan era digital.

“Berdasarkan data, kegiatan yang paling menarik minat kaum milenial adalah olahraga. Data menunjukkan kaum milenial sangat tertarik dengan olahraga sehingga kedepannya olahraga dan digitalisasi sangat menjanjikan bagi start-up baru,” tutur Menpora Amali.

Lebih lanjut, dalam kegiatan yang diikuti 241 wisudawan/wisudawati ini, Menpora Amali menjelaskan tentang membangun pemuda yang mandiri, tangguh, berakhlak di era digital.

“Pembangunan kepemudaan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan karakter kebangsaan dan partisipasi pemuda di berbagai platform digital, terutama di bidang ekonomi, sosial budaya, iptek dan politik serta memiliki wawasan kebangsaan,” kata Menpora Amali. ***

Kategori:PON, Umum, Voli, DKI Jakarta
wwwwww