Menko Airlangga: Probabilitas Resesi Hanya 3%
![]() |
| Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam suatu kesempatan. (foto: ist./dok.) |
Kata Airlangga, berdasarkan leading indicator CEIC seperti keuangan moneter, pasar tenaga kerja dan industri, perekonomian Indonesia masih diperkirakan menguat. Bahkan Indonesia berada di bawah indikator 100, sehingga jauh dari sinyal resesi.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Peningkatan Produksi Jagung Nasional Melalui Intensifikasi dan Ekstensifikasi, Menko Airlangga: Perluasan Lahan Baru Khusus untuk Kebutuhan Nasional dan Ekspor
Tidak hanya akan minim resiko resesi, dengan berbagai indikator perekonomian yang positif di tengah ancaman krisis global maupun stagflasi, pemerintah optimis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan berada pada kisaran 5,3% hingga 5,9%.
"Proyeksi pertumbuhan ekonomi kita di 2022 ini masih optimis di 5,2% dan diharapkan di 2023 kita bisa tingkatkan antara 5,3% hingga 5,9%," kata Menko Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini dalam rilis yang diterima GoNEWS.co di Jakarta.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta |













