Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Beladiri

Irjen Sambo Tersangka, Komisi III DPR: Perintah Utama Bapak Presiden Dibuka Sejujur-jujurnya, Rakyat Monitor!

Irjen Sambo Tersangka, Komisi III DPR: Perintah Utama Bapak Presiden Dibuka Sejujur-jujurnya, Rakyat Monitor!
Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman. (Foto: Istimewa)
Rabu, 10 Agustus 2022 10:24 WIB

JAKARTA - Pengungkapan kasus kematian Brigadir J perlu diselesaikan hingga tuntas.

Saat ini, Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka karena disangkakan memrintahkan Bharada E menembak dan membunuh Brigadir J di rumah dinasnya.

Namun demikian, Tim Khusus Mabes Polri belum mengungkap motif di balik pembunuhan sopir istri Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman mengingatkan, kasus tersebut harus tuntas sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo.

"Perintah utama Bapak Presiden adalah membuka kasus ini sejujur-jujurnya, termasuk mengungkap apa motif utama Irjen Sambo membunuh Brigadir J dan siapa saja yang terlibat di dalamnya," tegas Benny Harman dikutip dari akun Twitternnya, Rabu (10/8).

Perintah tersebut harus benar-benar diatensi Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebab kasus itu telah menyedot perhatian publik lantaran menyeret beberapa jenderal di kepolisian.

"Bongkar semua tanpa pilih kasih, saya yakin Pak Kapolri sangat bisa melakukannya. Rakyat monitor," tutup Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww