Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PPP Meminta Maaf kepada Para Kyai atas Ucapan Suharso di KPK

PPP Meminta Maaf kepada Para Kyai atas Ucapan Suharso di KPK
Ilustrasi PPP. (foto: ist. via harianpijar)
Kamis, 18 Agustus 2022 09:34 WIB

JAKARTA - Waketum PPP yang juga Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani melalui keterangan resmi, Kamis (18/8/2022), menyampaikan permohonan maaf DPP PPP atas pernyataan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dalam pidatonya di KPK RI yang dinilai merendahkan martabat atau menghina para kyai.

"Kami memohon maaf yang setulus-tulusnya kepada para Kyai dan berjanji bahwa jajaran PPP akan lebih berhati-hati atau ikhtiyat dalam berucap dan bertindak kedepan agar tidak terulang lagi," ujar Arsul kepada GoNEWS.co.

Baca Juga: Transformasi Corong Suara Rakyat di Era Baru Komunikasi 

Baca Juga: PPP: Kandidat Terkuat Capres KIB Ada pada Tiga Ketum Partai Koalisi 

Lebih lanjut, Arsul Sani mengakui bahwa meskipun dalam pidatonya ketika acara pendidikan politik cerdas bebas korupsi di KPK, Suharso Monoarfa tidak bermaksud untuk merendahkan atau menghina kyai, namun apa yang disampaikan oleh Ketum PPP tentang hadiah atau pemberian kepada Kyai itu membuka ruang untuk ditafsirkan sebagai merendahkan para Kyai."

"Ini menjadi pembelajaran bagi kami semuanya untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik. Tidak boleh lagi "terpeleset" atau slip of tounge menyampaikan sesuatu yang berpotensi menimbulkan kontroversi, resistensi atau kesalahpahaman di ruang publik," kata Arsul.

Baca Juga: Sejarah Baru Jelang Pilpres 2024, KIB Tandatangani Kerjasama, Ketum Golkar Airlangga: Mari Sambut Sahabat Kita, PAN dan PPP 

Baca Juga: Soliditas Golkar, PAN dan PPP Makin Kokoh, Ketum Airlangga: Koalisi Indonesia Bersatu Merupakan Sinergi dari Hati

Selanjutanya, PPP selain meminta maaf, juga mohon doa dan nasehat para alim ulama dan kyai agar lebih istiqomah dalam memperjuangkan ajaran Islam dan melakukan amar ma'ruf nahi munkar di bidang politik sesuai dengan tugas partai politik.

"Kedepan memperjuangkan kebijakan dan legislasi yang tidak melanggar atau merugikan ajaran Islam akan makin berat, karena itu partai Islam seperti PPP perlu tetap eksis," ujar Arsul.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww