Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Menpora Amali Jadi Penguji Promosi Doktor Bidang Antropologi di UNHAS

Menpora Amali Jadi Penguji Promosi Doktor Bidang Antropologi di UNHAS
Menpora Amali saat menjadi penguji di UNHAS. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 24 Agustus 2022 09:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAKASSAR - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menjadi penguji eksternal dalam ujian promosi Doktor Bidang Antropologi, Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (UNHAS) bagi promovendus Funco Tanipu dengan disertasi berjudul "Analisis Penyebaran  COVID-19 dengan Pendekatan Sosio-kultural Masyarakat Gorontalo" di Aula Prof. Syukur Abdullah, Lantai 3 FISIP UNHAS, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (23/8/2022).

Usai mendengar pemaparan disertasi dari promovendus Funco Tanipu selama kurang lebih 25 menit, Menpora Amali menilai hasil penelitian tentang analisis penyebaran COVID-19 dengan pendekatan sosio-kultural masyarakat Gorontalo sangat bagus. Ia pun menaruh harapan kepada Promotor, kepala dinas dan gubernur untuk bisa membimbing terus promovendus Funco.

Menurutnya, fenomena covid adalah fenomena global. Jadi bukan hanya Indonesia tapi dunia. Indonesia teramasuk 5 besar negara yang bisa menangani covid dengan baik dan juga bisa mengurangi dampak sosial, ekonomi. "Tadi menarik apa yang disampaikan oleh promovendus tentang ada hal yang berbeda yang ditemukan dalam peneltiannya disalah satu desa di kota Gorontalo," tambahnya.

Sebelumnya dalam paparan, promovendus Funco Tanipu menyampaikan bahwa, pandemi covid-19 bukan semata-mata peristiwa kesehatan tetapi juga peristiwa politik, ekonomi, sosial budaya. Menurutnya, pola pendekatan sangat besar potensi berlawanan dengan argumentasi saint dan kesehatan yang dirumuskan di dalam protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19

"Covid secara pandangan masyarakat Gorontalo adalah penyakit biasa. Dengan demikian penyelesaianya tidak bisa dilakukan secara ekslusif melainkan secara pendekatan," katanya.

Promosi Doktor ini dipimpin Dekan FISIP UNHAS Dr. Phil. Sukri, sedangkan Promotor adalah Prof. Pawennari Hijang dan Co-Promotor Dr. Yahya. Untuk penguji ada juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr Eduart Wolok, Prof. Dr. Ansar Airifin, MS. Prot. Dr. Mahmud Tang, MA dan Dr. Ridwan Mochtar Thaha, M.SC. ***

wwwwww