Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dibantah Jakpro dan Diserang Netizen, PSSI Ubah Judul Artikel Tak Layak Gelar Laga Timnas di JIS

Dibantah Jakpro dan Diserang Netizen, PSSI Ubah Judul Artikel Tak Layak Gelar Laga Timnas di JIS
Warga berfoto dengan latar belakang Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara. (Foto/Dok SINDOnews)
Minggu, 11 September 2022 14:37 WIB

JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ) bersikap tergesa-gesa mengatakan Jakarta International Stadium (JIS) tidak layak menggelar laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia kontra Curacao. Diserang netizen, otoritas sepak bola nasional itu buru-buru mengubah judul artikel dilaman resmi mereka (pssi.org).

Semula PSSI merencanakan timnas senior melakukan uji coba dua kali melawan Curacao. Laga pertama digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 September 2022, Jawa Barat. Kemudian di Jakarta International Stadium pada 27 September 2022.

Namun, PSSI memutuskan tidak menggunakan JIS untuk laga kedua. Sempat mengemuka pernyataan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan beberapa waktu lalu, bahwa pertandingan FIFA Matchday kedua antara Timnas Indonesia vs Curacao akan disajikan di Stadion Pakansari, Bogor.

Hal itu diungkapkan Iwan Bule -sapaan akrab Mochamad Iriawan- usai menggelar rapat bersama Anggota DPR RI yang membahas naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat. Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Sepak Bola Eropa, Sabtu-Minggu (11/9/2022)

Dalam artikel berjudul "JIS Dianggap belum Memenuhi Kelayakan Infrastruktur" yang dirilis pada Jumat (9/9/2022) pagi WIB, PSSI menyebut JIS belum memenuhi kelayakan 100% infrastruktur. Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam penjelasan di artikel tersebut mengatakan bahwa JIS belum bisa menggelar pertandingan internasional dengan penonton yang banyak.

Selain itu PSSI menyebut concourse (ruang terbuka) timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh) dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar). "Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity," ujar Yunus Nusi, dalam keterangannya.

Tak lama setelah artikel tersebut tayang, Jakpro selaku pengelola JIS membantah pernyataan PSSI. Jakpro menyebut JIS dibangun sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan didampingi pihak FIFA, agar sesuai standar untuk bisa menggelar pertandingan level internasional. Artikel PSSI yang semula berjudul "JIS Dianggap Belum Memenuhi Kelayakan Infrastruktur" berubah.

Kini, artikel tersebut berganti judul menjadi "Infrastruktur JIS Masih dalam Tahap Pendampingan PSSI". Meski begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai pro-kontra soal JIS ini. Hal ini pun tentunya menjadi perhatian khusus bagi kedua belah pihak yang telah mengguncangkan sepakbola Indonesia.

Para netizen yang kecewa meluapkan komentarnya di dua postingan terakhir PSSI. Padahal kedua postingan itu berisi momen ulang tahun bintang Timnas U-19 Marselino Ferdinan dan ajakan untuk meramaikan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Wacana kepindahan laga ke Pakansari juga menuai kemarahan dari netizen di sejumlah platform medos.

"HBD Lino… #KosongkanPakansari," tulis akun @adnd6002.

"Ramaikan GBT, kosongkan GBLA dan Pakansari," tulis akun dewaangga94.

"Timnas bukan ajang kampanye, tolak main di Jabar," tulis akun @koko_bds.

Sebagian netizen menyangkutpautkan pindahnya ke stadion yang ada di Jawa Barat ini dengan rencana politik dari sang ketua umum. Ada juga yang tidak suka karena kedua stadion kerap banjir ketika diguyur hujan lebat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Nasional, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww