Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jenderal Dudung Ternyata Perintahkan Prajurit TNI 'Sentil' Effendi Simbolon

Jenderal Dudung Ternyata Perintahkan Prajurit TNI Sentil Effendi Simbolon
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. (Foto: Antara)
Rabu, 14 September 2022 15:11 WIB

JAKARTA – Video Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman yang memerintahkan kepada prajurit TNI AD untuk “menyentil” Anggota DPR RI Effendi Simbolon, viral di grup-grup percakapan WhatsApp anggota DPR RI.

Perintah Dudung ini merupakan buntut atas pernyataan politikus PDIP itu yang menyatakan TNI Gerombolan dan mempertanyakan disharmoni Panglima TNI dengan KSAD saat Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Panglima TNI pada 5 September lalu.

"Terkait pernyataan Pak Dudung yang juga sudah banyak beredar di WhatsApp group (WAG) komisi di DPR, banyak yang mempertanyakan kok DPR diintimidasi," kata Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Habiburokhman pun mengusulkan agar Jenderal Dudung dipanggil oleh MKD DPR guna diklarifikasi mengenai video berdurasi 2.45 menit itu. Karena bagaimanapun, pernyataan Dudung ini berkaitan dengan pernyataan Effendi Simbolon yang tengah dipermasalahkan. "Saya mengusulkan agar MKD juga memanggil saudara Dudung ke MKD, jadi supaya clear yang benar katakan benar yang salah katakan salah," usul politikus Partai Gerindra ini.

Habib menjelaskan, karena MKD masih mengurai kasus dugaan pelanggaran kode etik Effendi Simbolon, maka MKD memanggil pengadu dan teradu terlebih dulu. MKD juga perlu memanggil Ketua Komisi I DPR dan belum terjadwalkan.

"Tapi ini belum terjadwalkan ya Ketua Komisi kita panggil menceritakan masalahnya, tapi yang dialami juga Pak Dudung juga, saya akan usul juga dipanggil juga dong biar clear semua jadi masalah ini biar selesai," terangnya.

"Jangan sampai lebar kemana-mana," tegas Habib.

Anggota Komisi III DPR ini juga mengaku belum melihat isi video tersebut, untuk itu ia merasa perlu memanggil Dudung guna mengklarifikasi itu. Dan kalau memang akan ada pemanggilan itu, maka Dudung wajib hadir. “(Rencana pemanggilan Dudung) Dalam waktu dekat," ungkapnya.

"Ya kalau baca Undang-Undang (UU MPR, DPR, DPD dan DPRD) kan dipanggil DPR (wajib) hadir ya," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww