Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kian Memanas, DPR Kecam Intimidasi KSAD Dudung ke Effendi Simbolon

Kian Memanas, DPR Kecam Intimidasi KSAD Dudung ke Effendi Simbolon
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman. (Foto: Istimewa)
Kamis, 15 September 2022 15:01 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman mengungkapkan bahwa pihaknya akan memanggil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman terkait video soal dirinya memerintahkan jajaran TNI AD yang beredar luas di masyarakat.

Dalam video yang beredar, Dudung memberikan instruksi keras kepada jajaran TNI AD terhadap kasus pernyataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon.

"Terkait pernyataan pak Dudung yang juga sudah banyak beredar di WhatsApp Group komisi di DPR banyak yang mempertanyakan kok DPR diintimidasi," ujarnya kepada awak media, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 September 2022.

MKD, lanjut Habiburokhman, bakal meminta penjelasan Dudung mengenai pernyataannya di video yang beredar luas tersebut.

"Kami juga ingin mengklarifikasi karena terkait juga dengan pernyataan Effendi Simbolon. Saya mengusulkan agar MKD juga memanggil saudara Dudung ke MKD jadi supaya clear yang benar katakan benar yang salah katakan salah," kata Legislator Partai Gerindra tersebut.

Ditegaskan Habiburokhman, banyak anggota dewan yang mempertanyakan sikap Jenderal Dudung sebagaimana dalam video. Karena itu, terang Habiburokhman, diusulkan pemanggilan kepada Jenderal Dudung.

"Saya usul dulu tetapi di WAG banyak sekali saya kan ada di berbagai AKD ada dua AKD masing-masing nanya itu bagaimana sikap MKD kok DPR diintimidasi seperti itu," ujarnya.

Adapun mengenai kasus pernyataan Effendi Simbolon, ia telah meminta maaf. Habiburokhman hanya menyoroti intruksi Dudung kepada jajaran TNI AD yang dinilai banyak pihak sudah berlebihan dalam menyikapi masalah ini.

"Kita mau clear semua biar clear semua yang salah misalnya Effendi sudah minta maaf ya silakan, tapi kalau ada respon yang berlebihan respon tidak tepat juga baiknya ditertibkan," imbuhnya.

Sebelumnya, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman menyerukan kepada seluruh prajurit TNI AD untuk ikutan protes dan mengecam pernyataan Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan.

"Prajurit kita ini sedang di grup, di kelompok, di grup tamtama sudah panas. Kelompok bintara sudah marah. Kok kita kelompok perwira santai-santai saja gitu loh? Enggak ada saya lihat bergerak sedikitpun, Apa takut jabatannya dilepas atau gimana? Danrem-dandim juga saya lihat santai saja, meninabobokan jabatannya. Jangan terbiasa seperti itu saya minta, ya?" kata Dudung dalam video yang beredar

"Silakan kalian bergerak, berdayakan FKPPI dan segala macam untuk tidak menerima penyampaian Effendi Simbolon, masif, lakukan. Nggak usah ada yang takut ya. Nggak usah takut kalian dicopot segala macam, saya tanggung jawab," sambungnya

Lebih jauh, Dudung juga memerintahkan kepada prajurit atau jajaran TNI Angkatan Darat tidak perlu takut dengan Effendi Simbolon, karena dia tidak punya pengaruh apa-apa.

"Saya tekankan lagi, tidak ada lagi pengkondisian dari Effendi Simbolon untuk minta-minta ke wilayah. Enggak usah takut kita, kalian enggak usah takut," kata Dudung

Dudung mengatakan Effendi Simbolon yang merupakan Anggota Komisi I DPR tidak berpengaruh, bahkan kerjanya hanya minta. Namun, Dudung tidak menjelaskan secara detail maksud dari kalimat ‘dia kerjanya hanya minta’.

"Tidak berpengaruh, Komisi I itu tidak berpengaruh ya. Dia kerjanya hanya minta. Komisi I tuh banyak yang bagus, semuanya bagus kecuali dia, Effendi Simbolon, yang lain tidak ada," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww