Pengamat: Awas, Jangan Sampai Kehebohan Hacker Bjorka Tutupi Kasus Ferdy Sambo
![]() |
| Ilustrasi. (Net) |
"Tiga bulan belakangan ini ada isu panas soal pembunuhan Brigadir J oleh Sambo dan kawan-kawan. Menariknya, itu justru soal Bjorka ini sekarang lagi membuat heboh," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, Kamis (15/9/2022).
Menurut doktor komunikasi politik jebolan American Global University ini, pemerintah seharusnya tetap fokus melakukan perbaikan instutsi Polri di tengah isu pencurian hingga penampungan data oleh para hacker. "Harus tetap proses semua kasus hukum tanpa terkecuali, dan perbaikan Polri penting," tuturnya.
Khusus untuk upaya pembobolan data dan dokumen milik negara, Jerry memandang perlu adanya perbaikan sistem keamanan. "Yang paling utama serangan ini untuk mebuat pemeritah insaf atas kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Paling utama, memperkuat sistem informasi dan IT kita, kalau tidak diperkuat akan memperburuk negara kita," demikian Jerry.
Sebelumnya, seorang pemuda Madiun berinisial MAH (21) ditangkap oleh tim Cyber Mabes Polri. Belum ada keterangan pasti apakah penangkapan ini terkait hacker Bjorka yang sedang viral beberapa waktu terakhir.
Pemuda warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Madiun itu diperiksa di Mapolsek Dagangan. Dia ditangkap pada Rabu (14/9/2022) dan Camat Dagangan Tarji membenarkan adanya salah satu warga yang diamankan Tim Cyber Mabes Polri, Kamis (15/9/2022).
Sebelumnya akun Instagram bernama @volt_anonym dan akun lainnya @voltcyber_V2 mengklaim pemuda asal Cirebon bernama Muhammad Said Fikriansyah sebagai Bjorka. Namun Said membantah berita tersebut.
Bjorka pada unggahannya di Breached.to buka suara terkait identifikasi tersebut. Menurutnya informasi sosok Bjorka salah. Dia bahkan menyebut akun Twitter Dark Tracer telah menyebarkan misinformasi dan menyalahkan Dark Tracer telah memberikan informasi yang salah terkait anak tersebut.
"LOL. THE INDONESIAN GOVERNMENT FEELS THEY HAS IDENTIFIED ME BASED ON MISINFORMATION FROM THE DARK TRACEr (twitter.com/darktracer_int), WHO HAS PROVIDED FAKE SERVICES TO THE INDONESIAN GOVERNMENT. THIS CHILD HAS NOW BEEN ARRESTED AND IS BEING INTERROGATED BY THE INDONESIAN GOVERNMENT. FOR DARK TRACER, IT'S YOUR SIN TO HAVE GIVEN WRONG INFORMATION TO A BUNCH OF IDIOTS," tulis Bjorka.
(LOL, Pemerintah Indonesia mereka mereka telah mengidentifikasi saya berdasarkan misinformasi dari Dark Tracer (twitter.com/darktracer_int), yang menyediakan layanan palsu pada pemerintah Indonesia. Anak ini sekarang ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia. Untuk Dark Tracer, ini kesalahan Anda telah memberikan informasi yang salah pada para idiot itu)
Informasi dari akun Instagram @Volt_Anonym tentang pemuda asal Cirebon juga diklaim Bjorka sebagai misinformasi. Dia mengaku tak memiliki akun Instagram dan Tiktok. "Seorang idiot dari Indonesia dituduh adalah saya, dan sekarang dia menangis," tulis akun Bjorka.***
| Editor | : | Muslikhin Effendy |
| Kategori | : | Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta |













