Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Ingin Turnamen Catur Beregu Indonesia Timur Bisa Lahirkan Atlet Nasional

Menpora Amali Ingin Turnamen Catur Beregu Indonesia Timur Bisa Lahirkan Atlet Nasional
Menpora Amali saat membuka Turnamen Catur Beregu Indonesia Timur Gubernur Cup VIII 2022. (Foto: Humas Kemenpora)
Kamis, 15 September 2022 23:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GORONTALO - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali membuka Turnamen Catur Beregu Indonesia Timur Gubernur Cup VIII 2022, di Ballroom Hotel Aston Kota Gorontalo, Kamis (15/9/2022) sore.

Turnamen ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet catur nasional dan dunia, serta sebagai ajang persiapan Gorontalo menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur tahun depan.

"Ini menjadi bagian rangkaian kunjungan kerja saya di Gorontalo, mengawali membuka Turnamen Catur Beregu Indonesia Timur Gubernur Cup VIII," kata Menpora Amali.

Dikatakan olehnya, bahwa meskipun catur belum menjadi cabor yang dipertandingkan di Olimpiade, namun prestasi catur membanggakan baik di singgel even maupun multi even regional.

"Catur memang tidak masuk di Olimpiade karena ada tersendiri di level dunia kejuaraannya. Namun ditingkat regional seperti SEA Games maupun singgel even selalu memperoleh medali, jadi membanggakan," ucapnya.

"Seperti SEA Games Vietnam kemarin mendapatkan 3 medali emas, bahkan yang di NPC atlet catur tuna netra kemarin di even ASEAN Paragames menjadi juara umum," tambahnya.

Keberhasilan cabang olahraga catur menorehkan prestasi tidak lepas dari pembinaan yang sungguh-sungguh dan rutinitas kompetisi.

"GM Utut bisa menjadi contoh bagaimana mengurus dengan baik dan serius sehingga melahirkan prestasi. Cabor yang diurus serius pasti berprestasi, sementara yang asal-asalan mengurusnya pasti tidak ada hasil," tegas Menpora.

"Apresiasi kepada Percasi, KONI, dan Pak Gubernur Gorontalo yang menyelenggarakan turnamen ini. Prestasi akan diperoleh dari pembinaan dan kompetisi, tanpa kompetisi sulit mengukur keberhasilan, semoga dengan ini lahir atlet catur yang menjadi Master Nasional dan GM Internasional," tutupnya.

Sementara dalam sambutannya, Pj Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer menuturkan bahwa semenjak menjabat banyak menggeliatkan olahraga karena itu menjadi salah satu upaya membangkitkan ekonomi.

"Terima kasih atas kehadiran dan kesediaan Pak Menteri membuka turnamen ini. Sebagaimana tugas yang diberikan kepada saya, saat menjabat ekonomi masih belum tampak menggeliat. Karena saya berasal dari Kemenpora maka kegiatan olahraga diaktifkan agar membangkitkan ekonomi, dan sekarang mulai tampak," kata Pj Gubernur Hamka.

"Mohon doa restu, di sini akan segera dibangun Sekolah Catur guna melahirkan pecatur-pecatur handal, dan persiapan insyaallah tahun 2023 menjadi tuan rumah Kejurnas," tambahnya.

Turnamen kali ini, diikuti 62 regu yang dihelat dari tanggal 15 hingga 20 mendatang. Selain turnamen juga dilakukan Penataran Wasit dan Upgrading Wasit Tingkat Nasional. ***

wwwwww