Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Direkomendasikan Maju Pilpres 2024 oleh DPC PPP Se-Jakarta, Anies: Sebuah Kehormatan

Direkomendasikan Maju Pilpres 2024 oleh DPC PPP Se-Jakarta, Anies: Sebuah Kehormatan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di salah satu hotel di Jakarta Barat, Minggu (25/9/2022).(Foto: KOMPAS.com)
Senin, 26 September 2022 09:43 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berterima kasih atas rekomendasi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Jakarta.

Untuk diketahui, DPC PPP se-Ibu Kota merekomendasikan Anies menjadi calon presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Rekomendasi ini merupakan hasil musyawarah kerja cabang (muskercab) DPC PPP se-Ibu Kota di salah satu hotel di Jakarta Barat, Minggu (25/9/2022).

"Saya ingin sampaikan, itu adalah sebuah kehormatan. Terima kasih kepada cabang-cabang yang menyampaikan dukungannya," kata Anies kepada awak media.

Meski telah mendapatkan dukungan, Anies mengaku hendak terlebih dahulu menyelesaikan tanggung jawabnya selaku Gubernur hingga 16 Oktober 2022. "Izinkan saya meneruskan dulu di Jakarta sampai tiga minggu lagi. Kami akan jaga amanat sebaik-baiknya sambil menunggu nanti pada waktunya," sebut dia.

Di sisi lain, Anies mengaku baru mengetahui soal adanya dukungan itu. Menurut dia, dukungan dari DPC PPP se-Jakarta itu merupakan inisiatif DPC tersebut. "Tapi ini adalah sebuah inisiatif yang saya sendiri baru tahu ketika saya tiba," tutur dia.

Ketua DPC PPP Jakarta Pusat Abdul Hai menyampaikan dua rekomendasi, yakni rekomendasi untuk internal dan eksternal partai. "(Untuk) eksternal, satu memberikan apresiasi kinerja kepada Gubernur DKI Anies," tutur dia.

"Kedua, merekomendasikan Bapak Anies sebagai calon presiden," sambung Abdul.

Sementara itu, terdapat beberapa rekomendasi internal untuk DPC se-Ibu Kota. Salah satu di antaranya adalah membentuk lembaga pemenangan Pemilu 2024 di tingkat DPC. Menurut Abdul, hasil rekomendasi internal dan eksternal itu akan disampaikan dalam agenda musyawarah kerja wilayah (muskerwil) DPW DKI Jakarta.

Usai membacakan rekomendasi, kepada kader DPW PPP DKI, Abdul meneriakkan nama Anies. "Anies?" ujar Abdul.

"Presiden!" balas para kader.

"Anies?" Abdul kembali berujar.

"Presiden!" kata para kader.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww