Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Olympic

Ahmad Muzani: Gerindra Tidak Akan Halangi Hak Anies Baswedan jadi Capres

Ahmad Muzani: Gerindra Tidak Akan Halangi Hak Anies Baswedan jadi Capres
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Foto: CNNIndonesia)
Kamis, 29 September 2022 12:58 WIB

JAKARTA - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin mentereng dalam bursa calon presiden jelang gelaran Pemilu Serentak 2024.

Temuan terbaru Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut akan memenangi pertarungan Pilpres 2024 jika head to head atau duel dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Soal menterengnya nama Anies Baswedan, tidak membuat risau Partai Gerindra. Bahkan, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku santai saja menyikapi hasil survei itu. "Ya santai-santai saja," kata Ahmad Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Muzani menyampaikan hal tersebut, saat ditanya mungkinkah Gerindra kecewa jika Anies berkompetisi dengan Prabowo di Pilpres 2024. Hal ini, mengingat Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan dukungan Gerindra pada Pilpres 2024.

Menurut Wakil Ketua MPR RI itu, Anies sebagai warga negara memiliki hak memilih dan dipilih dalam hajatan politik.

Terpenting, kata Muzani lagi, Anies tidak pernah menjadi kader Gerindra. Sehingga, tidak ada alasan bagi Gerindra untuk menghalangi jalan politik Anies, apalagi sampai merasa kecewa. "Anies tidak pernah menyatakan diri masuk jadi kader Gerindra. Jadi kita tidak bisa menghalangi hak seseorang itu (menjadi capres)," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww