Ratusan Nyawa Suporter Melayang, Iwan Bule Diminta Mundur dari Ketua PSSI
![]() |
| Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. (Foto: Disway) |
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule harus bertanggung jawab dan mengundurkan diri dari jabatannya menyusul tragedi kerusuhan usai pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur yang mengakibatkan ratusan nyawa suporter Aremania melayang.
Desakan itu disampaikan Ketua Umum Bara Nasionalis Indonesia (Barnis) Andi W. Syahputra menyikapi kerusuhan yang menewaskan ratusan suporter Arema FC. "Mendesak kepada Ketua Umum PSSI untuk segera mengundurkan diri sebagai wujud tanggung jawan moral maupun struktural atas peristiwa tragedi tersebut," ujar Andi dalam keterangannya, Minggu (2/10).
Selain itu, Andi juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi petugas yang melakukan tindakan ceroboh dan salah prosedural dalam mengamankan jalannya pertandingan.
Kecerobohan itu, kata dia, terutama dalam penggunaan gas air mata yang ditembakkan ke arah tribun penonton yang membuat suasana menjadi kacau. "Padahal Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah melarang penggunaan gas air mata dalam pertandingan sepakbola dan merupakan tindakan pelanggaran prosedural," terangnya.
Berdasarkan ketentuan FIFA tersebut, tercantum dalam pasal 19 poin b FIFA Stadium Safety and Security Regulations yang menyebutkan penggunaan gas air mata sebenarnya dilarang. "Di sana tertulis, No firearms or crowd control gas shall be carried or used (Senjata api atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan)," tandasnya.***
| Kategori | : | Olympic, Voli, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta |












