Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Komisi X DPR Dukung Pembentukan TGIPF Ungkap Tragedi Kanjuruhan

Komisi X DPR Dukung Pembentukan TGIPF Ungkap Tragedi Kanjuruhan
Anggota Komisi X DPR RI, Elnino M Husein Mohi. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 03 Oktober 2022 23:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -Usai menyampaikan doa dan bela sungkawa yang dalam pada korban Tragedi Kanjuruhan, anggota Komisi X DPR RI, Elnino M Husein Mohi mengapresiasi upaya-upaya pemerintah untuk mengusut tragedi besar  sekaligus membantu keluarga korban jiwa dan kesembuhan para korban luka-luka.

Tragedi ini, kata Elnino, berkaitan dengan rasa kemanusiaan kita, jangan sampai dipolitisasi untuk kepentingan politik. "Semoga pemerintah dapat menolong keluarga para korban, dan semoga tragedi ini dijauhkan dari kepentingan politik," katanya.

Saat ini, pemerintah telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin langsung Menko Polhukam, Mahfud MD. "Mudah-mudahan dengan dibentuknya TGIPF oleh pemerintah tersebut maka keadilan bisa ditegakkan," ucap Elnino.

Menurutnya, dengan adanya hasil investigasi tersebut maka akan bisa membuka persoalan teknis dalam penyelenggaraan pertandingan, khususnya sepakbola. "Ini mesti menjadi pelajaran bagi kita semua supaya tidak terulang di kemudian hari," sambungnya.

“Sebab, belakangan ini banyak spekulasi liar terkait peristiwa itu yang berujung pada saling menyalahkan antara satu pihak dengan pihak yang lain,” ujarnya.

Namun demikian, politisi asal Gorontalo ini meluruskan bahwa secara teknis penanggungjawab penyelenggaraan Liga sepakbola di Indonesia adalah federasi yaitu PSSI. PSSI kemudian dalam menjalankan tugasnya menugaskan PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai badan teknis yang mengurus liga.

“Pada tingkat operasional liga, LIB membentuk panitia pelaksana yang bekerjasama dengan klub tuan rumah guna memastikan jalannya setiap pertandingan,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pertandingan, maka panitia pelaksana bekerjasama dengan pihak kepolisian dan jajaran TNI setempat untuk mengamankan jalannya pertandingan. ***

wwwwww