Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
24 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
4
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
5
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Olympic

Polri Harus Lebih Manusiawi Biar Tidak Kualat Sama Rakyat

Polri Harus Lebih Manusiawi Biar Tidak Kualat Sama Rakyat
Petugas keamanan menahan seorang suporter saat kerusuhan pada pertandingan sepak bola antara Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 1 Oktober 2022. (AP Photo/Yudha Prabowo)
Rabu, 05 Oktober 2022 17:07 WIB

JAKARTA - Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sedang dihadapkan dengan problem pelik belakangan ini, mulai dari kasus mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo hingga tragedi Kanjuruhan.

Melihat rentetean persoalan tersebut, Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menilai Korps Bhayangkara di bawah komando Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus berbenah.

Setidaknya, kinerja Polri harus lebih manusiawi dalam menghadapi rakyat. "Polri sudah saatnya introspeksi diri, dengan adanya berbagai macam persoalan yang melibatkan Polri, seharusnya menjadi pemacu bagi Polri untuk terus berbenah," ujar Saiful, Rabu (5/10/2022).

Karena kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, Polri yang lebih bijak sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, tidak mengedepankan ego pangkat dan kewenangan besar yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. "Polisi yang lebih manusiawi dan kembali kepada humanisme dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat," kata Saiful.

Saiful berharap, jangan sampai Polri kuat oleh rakyat yang merasa terzalimi oleh berbagai macam sikap dan perbuatan yang selama ini mendapatkan sorotan dan perhatian publik. "Publik tentunya ingin Polri merubah diri menjadi kultur yang lebih manusiawi, sehingga segala apa yang menimpa Polri selalu mendapatkan dukungan dari publik, bukan justru sebaliknya," pungkas Saiful.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww