Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
24 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
6
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Simulasi Pilpres LSI Denny JA: Prabowo-Muhaimin di Bawah Ganjar-Airlangga

Simulasi Pilpres LSI Denny JA: Prabowo-Muhaimin di Bawah Ganjar-Airlangga
Ilustrasi kolase Prabowo dan Ganjar Pranowo. (Foto: Internet)
Selasa, 11 Oktober 2022 11:00 WIB

JAKARTA - Hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menemukan duet Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto merupakan pasangan paling populer/disukai dengan elektabilitas tertinggi.

"Elektabilitas Ganjar-Airlangga lebih tinggi dibandingkan Prabowo-Puan, Prabowo-Muhaimin Iskandar, Anies-AHY, Anies-Khofifah, Puan-Ganjar, ataupun Ganjar- Puan," kata Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 10 Oktober 2022.

Dalam tiga simulasi yang dilakukan LSI, duet Ganjar-Airlangga tetap berada di urutan teratas. Pada simulasi pertama, responden lebih menyukai duet Ganjar-Airlangga dengan angka 24,9 persen "Sementara pemilih yang menyukai pasangan Prabowo-Anies berada di angka 14,8 persen, dan pemilih yang menyukai pasangan Anies-AHY di angka 13,4 persen," kata Adjie.

Simulasi kedua, LSI menanyakan pilihan terhadap tiga pasang capres-cawapres (Ganjar-AH, Prabowo-Muhaimin, Anies-Puan). Ganjar-Airlangga mendapatkan elektabilitas tertinggi denga 31,1 persen. Kemudian Prabowo-Muhaimin 29,6 persen dan posisi Anies-Puan 14,1 persen. Sedangkan yang menyatakan tidak tahu/tidak menjawab/rahasia di angka 25,2 persen. Koalisi PDIP dengan KIB

Simulasi ketiga, menanyakan pilihan terhadap tiga pasang capres-cawapres dengan komposisi berikut (Ganjar-Airlangga, Prabowo-Puan, Anies-AHY). Pasangan Ganjar-Airlangga kembali menempati posisi pertama dengan elektabilitas di angka 30 persen.

Posisi kedua Prabowo-Puan dengan 23,9 persen, dan posisi ketiga Anies-AHY 22,8 persen. Yang menyatakan tidak tahu/tidak jawab/rahasia berada di angka 23,3 persen. Lestari Adjie berpendapat pasangan Ganjar-Airlangga dimungkinkan jika terjadi koalisi antara PDIP dan KIB (Golkar, PAN dan PPP). "Koalisi ini juga potensial membentuk pemerintahan yang kuat," ujarnya.

Restu Megawati PDIP dan Golkar bukan saja mewakili dua partai terbesar hasil pemilu terakhir 2019. Tapi koalisi ini juga mewakili dua segmen pemilih terbesar: nasionalis (PDIP, Golkar) dan Islam (PAN, PPP). "Restu Megawati dan Puan Maharani memainkan peran penting yang memungkinkan terwujudnya pasangan ini," katanya.

Sementara dinamika politik hingga pilpres 2024 atau 14 bulan dari sekarang tetap membuka kemungkinan naik dan turunnya elektabilitas. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat penutupan Rakernas PDIP.

Survei nasional yang dilakukan pada 11-20 September 2022 melalui riset kualitatif dengan jumlah responden 1.200 orang di 34 provinsi di Indonesia. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview). Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar +/- 2.9 persen. Riset kualitatif dilakukan dengan analis media, focus group discussion (FGD), dan indepth interview.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww