Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Apresiasi Program PB PSI yang Efektif dan Terbitkan Kartu Wasit Digital

Menpora Amali Apresiasi Program PB PSI yang Efektif dan Terbitkan Kartu Wasit Digital
Menpora Amali saat memberikan pengarahan pada pembukaan Kejurnas Squash 2022. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 19 Oktober 2022 16:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Zainudin Amali memberikan apresiasi atas kinerja Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI)  pimpinan Sylviana Murni yang membuat rangkaian kegiatan secara efesien dan efektif.

"Pemerintah mengapresiasi dan terima kasih kepada PB PSI yang melaksanakan kegiatan bahkan dirangkaikan mulai dari pelatihan wasit, kejurnas, kemudian rakernas, dan terakhir adalah pelatihan pelatih, sekaligus mengirim ke Kejuaraan Squash Asia Tenggara," kata Menpora Amali saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2022 di Hall Squash GBK Senayan Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2022) pagi.

Apa yang dilakukan PB Squash dapat dijadikan contoh pengurus cabor lain. Sepanjang memiliki daya kreativitas dan inovasi, sebenarnya kendala apapun semestinya dapat diatasi."Sebenarnya tidak susah asal kita kreatif. Beberapa kegiatan dirangkaikan dalam satu kali jalan itu efektif dan efesien," ucapnya.

"Yang selalu menjadi keluhan itu bahwa pembiayaan, tidak ada anggarannya, ternyata squash bisa, artinya melaksanakan kegiatan dalam satu kali jalan dengan beberapa isinya, dan itu menjadi efektif dan efisien," tambahnya.

Hal lain yang tidak kalah penti ng diberikan apresiasi adalah terobosan kekinian, PB PSI menerbitkan Kartu Wasit Digital. Sebuah upaya menyesuaikan era digitalisasi dan ternyata ini menjadi yang pertama di dunia untuk cabang olahraga squash.

"Saya juga mengapresiasi, squash menerbitkan kartu wasit yang digital dan menurut Pak Mohamad A Arrffan tadi dari ASEAN Squash Federation (Asosiasi Wasit Squash Asia Tenggara) menyatakan bahwa, ini di dunia yang pertama kali, ini luar biasa," kata Menpora Amali bangga. ***

wwwwww