Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
17 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Sylviana Murni: PB PSI Jalankan Program Sesuai Arahan Menpora Amali

Sylviana Murni: PB PSI Jalankan Program Sesuai Arahan Menpora Amali
Ketua Umum PB PSI, Sylviana Murni. (Foto: Humas kemenpora)
Rabu, 19 Oktober 2022 15:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI)  dalam menjalankan program pembinaan dan pengelolaan cavang olahraga (cabor) secara efektif dan efisien sesuai arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PB PSI, Sylviana Murni saat mendampingi Menpora Amali membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash di Hall Squash GBK Senayan Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2022) pagi.

Menurut Sylviana Murni, Kejuaraan Squash Tahun 2022 ini diawali dengan Pelatihan Wasit, kemudian dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan ditutup dengan Pelatihan Pelatih.

"Sesuai saran dan arahan Pak Menteri bahwa kita melakukan efesiensi dalam segala bidang dalam kondisi saat ini. Jadi itulah kenapa kami melakukan serangkaian kegiatan squash ini dijadikan satu," kata Sylviana Murni.

"Hal ini juga dimaksudkan supaya ketua-ketua pengprov yang datang langsung melakukan berbagai kegiatan. Tidak perlu repot pindah tempat dan penjadwalan waktu lagi," tambahnya.

Adapun tentang sosialisasi sebagaimana yang diharapkan Menpora Amali dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, PB PSI telah memulai dengan berbagai terobosan dan cara menyampaikan kepada masyarakat, salah satunya dengan pengenalan langsung ke sekolah dan pembuatan lapangan hingga nilai murah yang terjangkau.

"Alhamdulillah kita sudah melakukan Squash go to School, dan di beberapa sekolah akan dibuat lapangan squash. Kita punya strategi bagaimana membangun lapangan squash dari yang mahal sampai yang paling murah bahkan ada yang temporary atau lapangan sementara," ucapnya.

"Itu bisa dilakukan, jadi di kampung-kampung sekalipun insyaallah bisa dilakukan, di tempat-tempat kecil, di kelurahan-kelurahan juga bisa. Itulah terobosan-terobosan yang kita lakukan, jadi yang mengatakan squash olahraga para elit, kini sampai lapis bawah insyaallah squash seperti badminton bisa dimana saja," pungkas Senator Sylvi, yang juga Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari DKI Jakarta.***

wwwwww