Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
18 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Kriminal

Legislator Golkar Dukung Gas jadi Bahan Bakar Motor Ojol

Legislator Golkar Dukung Gas jadi Bahan Bakar Motor Ojol
Ilustrasi Ojol mengisi BBM di SPBU di Jakarta. (foto: dok./gonewsco)
Minggu, 23 Oktober 2022 16:35 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam dalam siaran parlemen yang dibaca pada Minggu (23/10/2022), mengungkapkan, dirinya mendukung rencana PT PGN mengonversi BBM ke BBG bagi sepeda motor ojek online (Ojol).

"Kenaikan harga BBM membuat penghasilan Ojol menurun. Dengan konversi motor BBG yang lebih murah dan ramah lingkungan karena setara RON 98 diharapkan mereka berminat," kutipan paparan Ridwan.

Ridwan berharap, langkah ini bisa membantu Ojol untuk menjaga penghasilan tetap stabil di tengah kenaikan harga BBM. Para Ojol juga tak perlu khawatir harus mengganti unit sepeda motor mereka.

"Masyarakat tidak perlu beli motor baru, pihak PGN akan memodifikasi motor lama dengan tambahan alat dan tabung khusus untuk pengisian BBG setara 4 liter. Diharapkan diversifikasi ke BBG ini bisa meningkatkan penghasilan Ojol karena harga BBG lebih murah," tukasnya.

Selain itu, para Ojol juga tak perlu khawatir kesulitan mengisi bahan bakar gas untuk sepeda motor mereka, karena menurut Ridwan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) juga sudah cukup banyak di Jakarta.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww