Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Cak Imin Bisa Tersandung 'Kardus Durian' dan Keluarga Gus Dur

Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Cak Imin Bisa Tersandung Kardus Durian dan Keluarga Gus Dur
Demonstran melakukan aksi teatrikal makan duren bareng di Gedung KPK sebagai kode pengingat kepada penyidik KPK untuk mengusut kembali skandal'Kardus Duren' yang pernah menyeret nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa)
Kamis, 27 Oktober 2022 15:14 WIB

JAKARTA - Muhaimin Iskandar atau biasa akrab disapa Cak Imin digadang-gadangi akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu 2024 nanti. Kabar ini menyusul dengan makin eratnya komunikasi antara Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Dimana Prabowo sendiri sudah memastikan akan maju sebagai capres dan Cak Imin sebagai cawapresnya, dimana pengumuman pasangan calon koalisi dua partai itu tinggal menunggu pengumuman.

Di bagian lain pengamat psikologi politik Rocky Gerung jika pasangan itu benar akan dideklarasikan, tentu yang akan menghambat langkah Prabowo adalah Cak Imin. Sebab, ada dua "dosa besar" tokoh muda itu yang belum terselesaikan.

Pertama tentu konflik dengan keluarga pendiri PKB, Gus Dur. Di mana Cak Imin masih di cap sebagai seorang pengkhianat. "Yenny (Wahid) berupaya menerangkan bahwa Muhaimin itu dari awal berkhianat. Suara Yenny tuh jelas, ada poinnya tuh," kata Rocky dikutip dari kanal Youtubenya, Kamis (27/10/2022).

Hal ini tentu perlu untuk dilakukan langkah rekonsiliasi sehingga tidak ada pengurangan atau malah pengembosan suara PKB. Selain itu Cak Imin juga sempat tersandung kasus "kardus durian" ketika menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2011 di era Presiden SBY.

Cak Imin disebut-sebut menerima Rp 1,5 miliar di kardus durian, namun semua itu dibantahnya. "Pak Muhaimin juga masih ada kasus yang filenya udah di bawah sih berada di KPK.

Tetapi, orang tetap menganggap kasusnya masih ada lho," sebut Rocky Gerung. Pada kasus kardus durian KPK pada Maret 2022 mengaku akan kembali membuka dokumen tersebut. Yakni Sesditjen P2KT I Nyoman Suisnaya, Kepala Bagian Program Evaluasi dan Pelaporan Dadong Irbarelawan, dan kuasa direksi PT Alam Jaya Papua Dharnawati.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww