Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
9 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic

IADO Komitmen Patuh pada Aturan WADA Code

IADO Komitmen Patuh pada Aturan WADA Code
Ketua Umum IADO, Gatot S Dewa Broto bersama Director General SEARADO, Gobinathan Nair. (Foto: Humas Kemenpora)
Kamis, 01 Desember 2022 20:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Anti-Doping Organization (IADO), Gatot S. Dewa Broto, kembali sampaikan komitmen Indonesia untuk tetap mematuhi dan patuh terhadap apa yang telah menjadi aturan dari World Anti-Doping Agency Code (WADA Code).

"IADO sama seperti NADO lainnya di negara manapun, aturannya jelas, yaitu wajib hukumnya untuk patuh terhadap aturan WADA Code," kata Gatot saat menggelar jumpa pers bersama Director General SEARADO Gobinathan Nair usai mendampingi Menpora Amali menerima Courtesy Call WADA dan SEARADO di Kantor Menpora, Jakarta, Kamis (1/12).

Menurutnya, kepatuhan itu adalah satu-satunya cara untuk menghindari agar Bangsa Indonesia dan IADO tak terulang mendapatkan sanksi dari WADA kembali.

"Indonesia dan negara manapun tidak ada jaminan akan terbebas dari sanksi WADA, jika tidak mematuhi apa yang menjadi aturan dari WADA Code," tuturnya.

Director General of Southeast Asia Regional Anti-Doping Organisation (SEARADO) Gobinathan Nair menilai, IADO telah bekerja dan berkembang dengan baik.

"Saya bersama dengan WADA beberapa waktu sebelumnya telah menghadiri acara seminar anti doping dari IADO. Itu adalah hal yang baik dan sangat bagus," ujarnya.

"IADO telah berkembang sangat baik dan jauh berbeda sekaligus telah menunjukkan kinerjanya dengan baik. Juga IADO didukung oleh SDM yang baik dan semoga kinerjanya akan semakin meningkat," tambahnya.

Gobi berharap, kedepan IADO mampu terus taat dan patuh atas WADA Code agar hal-hal yang tak diinginkan bersama tak terjadi. "Intinya IADO harus tetap patuh terhadap WADA Code itu saja yang harus dilakukan," pungkas Gobi. ***

wwwwww