Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Olympic

Tambang Batubara Meledak di Sawahlunto, 2 Orang Tewas, 8 Masih Tertimbun

Tambang Batubara Meledak di Sawahlunto, 2 Orang Tewas, 8 Masih Tertimbun
Lokasi ledakan tambang batubara di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat (9/12/2022) (Dok. BPBD Sumbar via Kompas.com)
Jum'at, 09 Desember 2022 13:48 WIB
PADANG – Tambang batubara meledak di Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat (9/12/2022). Sebanyak 12 penambang tertimbun longsoran tanah.

Dikutip dari Kompas.com, dari 12 orang yang tertimbun, 4 orang sudah ditemukan. Empat orang yang ditemukan itu, 2 di antaranya meninggal dunia dan 2 selamat dalam keadaan terluka. Delapan pekerja tambang lainnya masih tertimbun.

"Untuk sementara sudah berhasil ditemukan empat korban. Dua di antaranya meninggal dunia," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sawahlunto, Dedi Ardona yang dihubungi Kompas.com, Jumat (9/12/2022).

Sambung Dedi, 4 korban yang berhasil dievakuasi dibawa ke RSUD Sawahlunto.

Saat ini, pihaknya bersama tim evakuasi terus melakukan pencarian korban.

Tambang batubara tersebut meledak Jumat (9/12/2022) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Ledakan terjadi saat penambang sedang bekerja di dalam lubang tambang milik sebuah perusahaan swasta itu.

"Benar terjadi ledakan. Saya sudah dapat informasi dari inspektur tambang. Mereka sudah di lokasi," kata Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Herry Martinus yang dihubungi Kompas.com, Jumat.

Herry mengaku belum mendapatkan data pasti terkait ledakan itu, sebab inspektur tambang masih di lokasi kejadian.

"Berapa korban dan penyebab ledakan masih belum diketahui. Saya masih menunggu data dari inspektur tambang di lokasi kejadian," kata Herry.

Menurut Herry, tambang batubara tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian ESDM.

"Namun demikian, kita tetap berkoordinasi dengan inspektur tambang terkait kejadian itu," kata Herry.***

Editor:hasan b
Sumber:Kompas.com
Kategori:Olympic
wwwwww