Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Home  /  Berita  /  Olympic

Investigasi FIFA, Messi Terancam Absen di Argentina vs Kroasia

Investigasi FIFA, Messi Terancam Absen di Argentina vs Kroasia
Lionel Messi terlibat keributan saat Argentina mengalahkan Belanda. (REUTERS/CARL RECINE).
Minggu, 11 Desember 2022 21:19 WIB

JAKARTA - Lionel Messi dan sejumlah bintang Argentina terancam absen di semifinal Piala Dunia 2022 melawan Kroasia, Rabu (14/12) dini hari WIB, setelah FIFA melakukan investigasi terkait pelanggaran saat melawan Belanda.

FIFA telah membuka proses investigasi terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk dua potensi pelanggaran Kode Disiplin dalam duel perempat final Piala Dunia 2022 melawan Belanda.

Duel Argentina vs Belanda berlangsung panas. Wasit asal Spanyol Antonio Mateu Lahoz harus mengeluarkan 18 kartu kuning untuk kedua pemain, yang merupakan rekor untuk pertandingan Piala Dunia.

Selain insiden Leandro Paredes yang menendang bola ke arah bench Belanda, Messi dan Emiliano Martinez juga disebut melakukan pelanggaran karena mengkritik wasit Lahoz. Messi juga sempat bersitegang dengan ofisial pelatih timnas Belanda, termasuk Louis van Gaal dan Edgar Davids.

"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina karena potensi pelanggaran pasal 12 [Pelanggaran pemain dan ofisial] dan 16 [Ketertiban dan keamanan di pertandingan] dari Kode Disiplin FIFA selama pertandingan Belanda vs Argentina yang berlangsung pada 9 Desember," demikian pernyataan resmi FIFA.

"Selain itu Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Belanda karena potensi pelanggaran pasal 12 Kode Disiplin FIFA sehubungan dengan pertandingan yang sama," sambung pihak FIFA dikutip dari Sport Bible.

Messi mengkritik keputusan FIFA menunjuk Lahoz karena dikenal punya rekam jejak buruk. La Pulga berharap Lahoz tidak digunakan lagi di Piala Dunia 2022. Kekesalan Messi muncul setelah wasit Lahoz memberi perpanjangan waktu hingga 10 menit. Belanda kemudian menyamakan kedudukan 2-2 di menit ke-11.

"Pertandingan ini seharusnya berakhir [90 menit]. Saya tidak mau bicara soal wasit, karena itu akan membuat Anda dihukum, tapi orang-orang melihat apa yang terjadi," ujar Messi.

"Sejak awal kami takut, karena kami tahu bagaimana Lahoz dan saya pikir FIFA harus mengevaluasi hal ini, FIFA tidak bisa menaruh wasit seperti ini di pertandingan penting," ucap Messi.

Messi dan Paredes sudah mendapat kartu kuning pada laga melawan Belanda. Peraturan Piala Dunia 2022 menyebut kartu kuning di perempat final akan dihapus di semifinal, namun dengan investigasi FIFA, Messi, Paredes, dan Martinez berpeluang absen karena sanksi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Basket, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww